Update Ranking WTA - Alex Eala Tembus 20 Besar setelah Juara di Amerika, Janice Tjen Naik 1 Setrip
Wahid Fahrur Annas August 04, 2026 11:33 AM

MUBADALADCOPEN
Petenis tunggal putri Filipina, Alex Eala, menjuarai Mubadala DC Open 2026 WTA 500.

BOLASPORT.COM - Petenis tunggal putri Filipina, Alex Eala, berhasil mencetak sejarah setelah menjuarai Mubadala DC Open 2026.

Eala menjadi petenis tunggal putri pertama asal Asia Tenggara yang mampu menjuarai ajang WTA 500.

Petenis Filipina itu berhasil mengalahkan pemain unggulan kesatu pada laga final, Jessica Pegula, dalam laga yang digelar di Washington DC, Amerika, Senin, (3/8/2026).

Pertandingan final tunggal putri akhirnya digelar setelah sempat tertunda selama satu hari akibat cuaca buruk.

Meski begitu, Eala mampu menang atas petenis ranking 3 dunia itu dengan skor 4-6, 6-4, 6-0.

"Rasanya aku melakukan pemanasan seribu kali," kata Eala setelah laga final tunggal tertunda 24 jam.

"Itu sulit, menurutku ... di sisi lain, hal ini sudah sering kualami; penundaan akibat hujan sudah berkali-kali terjadi dalam hidupku," ujarnya, seperti dilansir BolaSport.com dari laman resmi turnamen.

"Menurut saya, ini hanyalah salah satu dari kejadian-kejadian itu, meskipun taruhannya jauh lebih tinggi kali ini."

"Namun, saya rasa saya bisa mengambil waktu dan memanfaatkan pelajaran dari paruh pertama pertandingan untuk menerapkannya sebaik mungkin di paruh kedua, dan saya rasa itu berjalan cukup baik," ujar petenis Filipina itu.

Berkat kemenangan itu, Eala kini berada di posisi yang sama dengan Elena Rybakina dan Elina Svitolina dengan tujuh kemenangan atas petenis 10 besar musim ini.

Petenis kidal ini juga diperkirakan akan masuk ke dalam 20 besar Peringkat WTA untuk pertama kalinya.

Dalam update ranking WTA terbaru, Eala sudah menempati ranking 20 dunia pada Selasa (4/8/2026).

Eala sudah mengoleksi 2,106 poin, sementara petenis Indonesia yakni Janice Tjen naik satu setrip menjadi peringkat 36 dunia dengan 1,312 poin.

"Di awal pekan ini, tidak mungkin saya membayangkan bahwa saya akan memegang trofi ini..." ucap Eala lagi.

"Hal-hal seperti ini datang begitu saja tanpa disadari, dan saya sangat menghargai momen-momen ini," katanya.

"(Undian) ini seperti mendaki bukit yang sangat curam," lanjutnya.

"Sebelum turnamen dimulai, saya tahu bahwa persaingannya sangat ketat dan undian saya cukup berat."

"Setiap pertandingan menghadirkan serangkaian rintangan yang berbeda. Jadi, saya benar-benar sangat bangga. Saya rasa saya telah menghadapi cukup banyak rintangan minggu ini."

"Saya rasa saya mengakhiri turnamen ini dalam kondisi yang lebih baik daripada saat memulainya," tutur Alex Eala.

"Saya rasa di setiap pertandingan saya terus berkembang dan terus belajar hal-hal baru tentang diri saya."

"Jadi, hal ini tentu saja memberi saya banyak kepercayaan diri, dan sungguh menyenangkan melihat semua hal yang telah saya latih di luar lapangan atau selama latihan dapat diterapkan dalam pertandingan," ujarnya.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.