Siap Harumkan Nama Kalbar! Wagub Krisantus Lepas Skuad U-12 SSB Kapuas Khatulistiwa ke Bogor Sentul
Rivaldi Ade Musliadi August 04, 2026 12:45 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Barat (Kalbar), Krisantus Kurniawan, secara resmi melepas keberangkatan belasan pesepak bola usia muda dari SSB Kapuas Khatulistiwa U-12. 

Skuad muda ini akan menjadi wakil resmi Provinsi Kalimantan Barat pada putaran final ajang bergengsi Liga TopSkor Nasional di Bogor Sentul, Jawa Barat, yang mulai digulirkan pada 5 Agustus 2026.

Pelepasan tim yang dibalut semangat juang tinggi ini berlangsung haru dan penuh optimisme di Pontianak pada Selasa 4 Agustus 2026.

Representasi Putra Terbaik dan Pesan Wagub Kalbar

Dalam sambutannya, Wagub Krisantus Kurniawan menyampaikan rasa bangganya terhadap anak-anak usia dini yang telah berhasil mengukir prestasi hingga melenggang ke kancah nasional. 

Menurutnya, usia tumbuh kembang merupakan masa keemasan (golden age) untuk membentuk bakat, karakter, dan mentalitas juara.

"Kalau dilihat dari usia tentu mereka masih berada dalam masa pertumbuhan. Oleh sebab itu, di masa pertumbuhan inilah waktu yang tepat untuk mencetak bakat-bakat serta keahlian. Meskipun masih sangat muda, mereka sudah membuktikan diri lewat prestasi hingga dipercaya mewakili Kalimantan Barat," ujar Krisantus kepada awak media.

• Kabar Baik! 68 Siswa Asal Mempawah Masuk Sekolah Rakyat, Dinsos Tegaskan Gratis Tanpa Pungutan

Krisantus juga mengingatkan para pemain bahwa seragam yang mereka kenakan membawa pundak dan nama besar seluruh masyarakat Kalimantan Barat.

"Saya berpesan agar anak-anak menyadari bahwa mereka membawa nama Kalimantan Barat. Mereka adalah representasi dari putra-putri berbakat kita di bidang olahraga sepak bola. Sebagai Wakil Gubernur, saya mendoakan agar anak-anak ini mampu membawa nama harum Kalbar di kancah nasional, bahkan kelak bisa menjadi juara di tingkat internasional," tegasnya.

Ajak Warga Kalbar Beri Support dan Minta Pemain Tampil PD

Menghadapi persaingan ketat dari akademi-akademi sepak bola terbaik se-Indonesia di Sentul Bogor nanti, Wagub Krisantus mengajak seluruh elemen masyarakat Bumi Khatulistiwa untuk memberikan dukungan moril dan doa terbaik.

"Ini merupakan sebuah prestasi sekaligus niat tulus untuk membina generasi muda. Saya mengajak seluruh warga Kalimantan Barat, mari kita bersama-sama mendoakan anak-anak kita agar mampu menjalankan tugas berat ini dengan hasil terbaik," tuturnya.

Selain itu, ia memompa semangat bertanding para pemain agar tidak minder atau merasa gentar sedikit pun saat berhadapan dengan tim-tim asal Pulau Jawa maupun daerah lainnya.

"Kuncinya adalah percaya diri. Kalau bicara tim yang bertanding di sana, semuanya pasti hebat. Tapi tidak ada yang tidak bisa dikalahkan. Semua tergantung pada tingkat rasa percaya diri dan daya juang kita ketika berada di dalam lapangan," tambah Krisantus.

Peluang Emas Terpantau Tim Talent Scouting PSSI

Sementara itu, Kepala Umum SSB Kapuas Khatulistiwa, Budi Darmawan, menjelaskan bahwa tim yang diberangkatkan merupakan kategori usia 12 tahun (U-12) dengan kekuatan total 14 pemain sesuai dengan regulasi ajang kompetisi tersebut.

"Untuk kategori U-12 dengan skema 7 vs 7, regulasi mewajibkan satu tim memboyong 14 pemain. Anak-anak ini memang sudah sering mengukir prestasi dan Liga TopSkor Nasional ini menjadi target utama pembinaan kami," jelas Budi.

Budi menambahkan, ajang Liga TopSkor Nasional memiliki nilai yang sangat strategis. Pasalnya, event ini biasanya dipantau langsung oleh tim pemandu bakat (talent scouting) dari PSSI.

"Melalui event ini, kami betul-betul fight untuk menunjukkan potensi anak-anak Kalbar. Jujur, potensi pemain muda kita sering kurang terekspos karena tim pencari bakat PSSI jarang turun langsung ke Kalbar. Kemenangan tentu jadi harapan, tapi yang paling utama adalah membangun pengalaman, mental, dan membakar keberanian mereka di level nasional," ungkap Budi.

Ia menegaskan bahwa dari segi olah bola (skill) dan teknik dasar, anak-anak Kalbar tidak kalah bersaing dengan pembinaan pemain di Jakarta maupun kota-kota besar lainnya.

Persiapan Matang dan Target Juara dari Sang Benteng Pertahanan

Optimisme tinggi juga dipancarkan dari raut wajah para pemain. Rafa Dedi Ananta (12), salah seorang pemain yang berposisi sebagai bek (center back), mengaku sudah menjalani porsi latihan ekstra keras berbulan-bulan sebelum diberangkatkan.

"Persiapan kami sangat intensif. Dalam seminggu kami latihan dua sampai tiga kali, bahkan ditingkatkan. Kami rutin berlatih di Lapangan Supramrin Soccer SSA dan area Lapangan Untan agar saat tanding nanti bisa tampil maksimal," kata Rafa.

Pemain muda yang kerap menjadi benteng kokoh di lini belakang ini membeberkan bahwa dirinya dan rekan-rekan setim tidak memasang target setengah-setengah di Bogor nanti.

"Target kami jelas, ingin bawa pulang piala Juara 1 ke Kalbar! Kami sudah punya pengalaman tanding di Jakarta, Sarawak (Malaysia), hingga Sambas. Di K2 kami pernah Juara 1, Liga TopSkor Regional Juara 1, di Untan Juara 2, dan di Supra Cup kemarin dapat Juara 1. Kami siap tampil habis-habisan!" pungkas Rafa penuh percaya diri. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.