Liputan6.com, Jakarta - Kemenangan Felicia di ajang The Icon Indonesia tidak hanya menjadi bukti kualitas vokalnya yang mumpuni. Di balik trofi juara yang berhasil diraih, tersimpan perjalanan transformasi seorang remaja yang tumbuh menjadi pribadi yang lebih dewasa dan mandiri.
Kedua orang tua Felicia merasakan perubahan signifikan pada putrinya sejak pertama kali mengikuti audisi hingga mencapai babak grand final. Menurut mereka, Felicia kini jauh lebih matang dalam bersikap maupun menampilkan dirinya di hadapan publik.
"Iya, kami sebagai orang tua pastinya tugasnya memang mendampingi setiap anak-anak kami. Dan di sini kita memang lihat selama empat bulan ini banyak sekali perubahan dari Felicia ini, terutama kayaknya semakin dewasa dari cara bicara, cara mempresentasikan dirinya gitu," ungkap ibunda Felicia di Studio 6 Emtek City, Daan Mogot, Jakarta Barat, Senin (3/8/2026).
Sang ayah turut memberikan kesaksian mengenai perkembangan karakter putrinya selama menjalani kompetisi The Icon Indonesia. Ia mengaku bangga melihat Felicia mampu menjalani berbagai tantangan tanpa bergantung pada bantuan langsung dari orang tua.
"Kayak lebih mandirilah," ujar sang ayah singkat.

Senada dengan suaminya, ibunda Felicia juga mengaku kagum dengan ketangguhan mental yang ditunjukkan putrinya selama menjalani masa karantina. Selama mengikuti kompetisi, Felicia dituntut menyelesaikan berbagai tantangan secara mandiri tanpa campur tangan keluarga.
"Iya, lebih mandiri. Karena kan di sini kita memang nggak touch lagi ya selama di Icon Indonesia ini. Jadi setiap prosesnya dia lewati sendiri dan itu buat saya, wow, ternyata Felicia udah se... apa ya, semandiri itu ya gitu," tambah sang ibu.
Felicia pun membenarkan bahwa ajang The Icon Indonesia telah memberi banyak pelajaran berharga tentang arti sebuah proses. Setiap tantangan yang dihadapi dari minggu ke minggu menjadi pengalaman yang membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih baik.

"Banyak banget aku belajar, banyak proses. Gimana caranya aku bisa terus konsisten berkembang di setiap minggunya, gimana caranya aku bisa delivery diri aku di panggung, membawakan lagu-lagu aku dengan benar, dan juga menunjukkan potensi diri aku semaksimal mungkin. Di sini aku belajar banyak tentang sebuah proses," jelasnya.
"Bisa dilihat dari progres-progres aku dari awalnya mungkin aku belum terlalu menguasai panggung, tapi semakin ke sini aku percaya ini juga karena kuasa Tuhan aku bisa terus berkembang berkat Tuhan sampai sekarang aku bisa memegang piala Icon Indonesia," papar Felicia menyambung.
Kini, setelah kompetisi berakhir, Felicia siap melangkah ke jenjang yang lebih profesional sebagai penyanyi. Baginya, perjalanan sebagai juara bukanlah akhir, melainkan awal dari langkah yang lebih besar di industri musik Indonesia.
"Aku akan terus berkarya, pastinya aku akan berkarya sesuai dengan karakter aku sendiri. Dan aku akan terus mempertahankan itu dan ya, pastinya akan terus konsisten. Terima kasih," pungkas Felicia.