TRIBUNNEWS.COM - Performa yang menyita perhatian dari kiper Tanjung Verde, Vozinha, selama Piala Dunia 2026 memberikan jalan karier baru baginya.
Penjaga gawang berusia 40 tahun itu resmi diperkenalkan tim asal Chile, Colo Colo, sebagai pemain baru mereka pada Selasa (4/8/2026).
Colo Colo menyebarkan dokumentasi kedatangan Vozinha ke Chile lewat akun Instagram resmi klub.
Mulai dari momen saat ia berada di bandara, hotel, dan menuju stadion markas Colo Colo tak luput dari dokumentasi tersebut.
Sambutan fans Colo Colo kepada sang penjaga gawang benar-benar meriah.
Mereka memadati bandara Arturo Merino Benitez untuk memberikan sambutan langsung kepadanya.
Tim keamanan sampai sedikit kewalahan menahan penggemar agar tak terlalu dekat kepada sang pemain baru.
Vozinha sendiri juga semringah melihat antusiasme fans yang menyambut dirinya di bandara.
Setelah dirinya sampai di stadion Monumental yang menjadi markas Colo Colo, ia langsung disambut sang Presiden klub, Anibal Mosa.
Tak lama, ia menjalani sesi tes medis dan langsung tanda tangan kontrak sebagai pemain baru tim tersebut.
Sang Presiden mengawal setiap sesi tersebut dengan selalu berada di ruangan yang sama dengan si pemain barunya.
Sayangnya belum dijelaskan durasi kontrak yang disodorkan kepada Vozinha.
Namun, mereka sudah resmi mengikat sang penjaga gawang untuk mengarungi kompetisi musim 2026.
Vozinha juga sudah mengenakan jersey Colo Colo warna hitam dalam sesi perkenalan tersebut.
Sayangnya belum ada nama yang tertera di bagian belakang jersey sang pemain.
Baca juga: Rusak Skenario Indonesia-Vietnam ke Semifinal, Kiper Singapura ingin Meniru Vozinha
Namun, memilih Colo Colo sebagai tim selanjutnya bukannya tanpa pengorbanan bagi sang pemain.
Dikutip dari Flashscore, Liga Chile memiliki aturan sangat ketat soal pemasangan nama di jersey pemain.
Mereka bahkan disebut memiliki aturan yang melarang pemain menggunakan nama julukan, alias, dan semacamnya sebagai identitas resmi di jersey.
Jika ada pemain yang masih ngeyel menggunakan itu, si pemain akan langsung mendapatkan kartu kuning saat memasuki lapangan pertandingan.
Selain itu, federasi sepak bola Chile juga akan menjatuhkan denda kepada pemain tersebut, seperti dikutip dari The Sun.
Dengan demikian, Vozinha harus memilih nama yang akan terpampang di belakang jersey-nya kelak.
Ia bisa memilih nama seperti Dias, Evora Dias, Evora, atau bahkan menulis lengkap Jose Evora Dias.
Meski demikian, Vozinha sepertinya tak keberatan dengan itu semua.
Ia mengaku tetap semangat dan senang dengan kepindahannya ke Liga Chile.
Kiper yang berhasil mendapatkan jersey Lionel Messi ini mengaku masih ingin bermain setidaknya satu atau dua musim lagi.
Hal yang paling jelas adalah dia ingin bermain dan tak mau hanya sebagai penghias bangku cadangan.
"Ini adalah hal yang harus diselesaikan pertama kali. Saya benar-benar mencintai sepak bola. Berada di sini di usia 40 tahun adalah tanda saya benar-benar bersemangat soal olahraga ini," kata Vozinha.
"Saya ingin bermain setidaknya untuk satu atau dua tahun mendatang, atau sampai tubuh saya tak sanggup lagi."
"Saya ingin bermain dan saya berharap mendapatkan tim yang benar-benar menginginkan saya sebagai pemain, bukan mesin marketing," lanjutnya.
(Tribunnews.com/Guruh)