Terkendala Lahan 12 Tahun, Jalan Depan Kantor PUPR Bengkulu Tengah Akhirnya Dibangun
Rita Lismini August 04, 2026 02:54 PM

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Jalan di depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkulu Tengah menuju area pemukiman yang selama sekitar 12 tahun tak kunjung dibangun akhirnya mulai dikerjakan. 

Proyek sepanjang sekitar 130 meter itu sebelumnya tertunda karena terkendala status lahan.

Pembangunan jalan tersebut ditinjau langsung Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto bersama rombongan saat melakukan monitoring sejumlah proyek infrastruktur di kawasan pusat perkantoran, Selasa (4/8/2026).

Rachmat Riyanto bersama rombongannya
Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto bersama rombongan saat melakukan monitoring sejumlah proyek infrastruktur di kawasan pusat perkantoran, Selasa (4/8/2026).

Rachmat mengatakan ruas jalan tersebut seharusnya sudah dibangun sejak kawasan pusat perkantoran mulai dikembangkan pada 2014. Namun hingga kini pekerjaan tidak dapat dilakukan lantaran status lahan belum terselesaikan.

"Jadi hari ini saya melihat jalan yang sudah tertunda selama lebih kurang 12 tahun. Dulu pusat perkantoran ini kita bangun pada 2014. Nah, jalan di depan Kantor PU ini tidak pernah dibangun karena terkendala status lahan. Tidak panjang, cuma sekitar 130 meter, tetapi tidak selesai-selesai," kata Rachmat.

Ia menjelaskan, setelah memasuki tahun kedua masa kepemimpinannya, penyelesaian pembangunan jalan tersebut menjadi salah satu prioritas. 

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah kemudian berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Renah Semanek untuk menyelesaikan persoalan lahan.

Menurut Rachmat, Kepala Desa Renah Semanek bersedia menghibahkan lahan yang dibutuhkan sehingga pembangunan jalan akhirnya dapat direalisasikan.

"Tahun ini, setelah saya menjadi bupati tahun kedua, saya memastikan ini selesai. Kemarin saya minta dengan Pak Kades untuk menghibahkan tanah ini. Alhamdulillah Pak Kepala Desa Renah Semanek menghibahkan tanah ini. Sesuai janji kami, sekarang jalan ini sedang dibangun. Ini bukti komitmen kami untuk terus membangun Bengkulu Tengah dalam kondisi apa pun," ujarnya.

Usai meninjau pembangunan jalan di depan Kantor PUPR, Rachmat bersama rombongan melanjutkan monitoring rehabilitasi jalan dari Kantor Bupati Bengkulu Tengah menuju kawasan perkantoran.

Ia menjelaskan rehabilitasi dilakukan karena tanah di sisi kiri dan kanan badan jalan mengalami penurunan. 

Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut dikhawatirkan akan menyebabkan badan jalan ikut turun dan mengalami kerusakan.

"Kebetulan di posisi jalan ini, di kiri dan kanan semuanya mengalami penurunan tanah. Kalau kita biarkan nanti jalan ini turun dan rusak. Makanya hari ini kita perbaiki, kita bikin pasangan di kiri dan kanannya," jelasnya.

Rachmat mengatakan pekerjaan rehabilitasi tersebut masih merupakan satu rangkaian dengan pembangunan jalan di depan Kantor PUPR. 

Secara keseluruhan terdapat tiga paket pekerjaan yang dikerjakan di tiga titik berbeda di kawasan pusat perkantoran.

Ia berharap pembangunan pengaman di sisi jalan dapat menjaga kualitas ruas jalan yang dibangun pada 2024 sehingga tetap awet dan aman digunakan masyarakat.

Sementara itu, Camat Karang Tinggi Ferry A mengapresiasi pembangunan jalan yang menghubungkan kawasan perkantoran dengan permukiman warga Desa Renah Semanek.

Menurutnya, kondisi jalan sebelumnya cukup membahayakan pengguna jalan. Bahkan, beberapa pengendara sepeda motor sempat terjatuh saat melintas.

"Kami mewakili masyarakat Desa Renah Semanek dan sekitarnya menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bengkulu Tengah yang telah memperbaiki jalan dari area perkantoran menuju area permukiman Desa Renah Semanek. Dengan perbaikan ini tentu sangat membantu. Kalau kemarin kami sedikit kesulitan melintas, bahkan ada yang terjatuh dari sepeda motor. Tidak lama lagi jalan ini akan mulus," ujar Ferry.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.