Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok
TRIBUNPALU.COM, PALU – Yayasan Sikola Mombine menggelar workshop penyusunan Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan Exit Strategy Program Pakagasi sebagai upaya menyusun program lebih inklusif bagi Penyandang disabilitas dan perempuan dalam kondisi rentan.
Kegiatan berlangsung di Hotel Best Western, Kota Palu, Selasa (4/8/2026), itu dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi, Nuim Hayat, organisasi perangkat daerah (OPD), unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Tengah, serta perwakilan kelompok perempuan dan Penyandang disabilitas.
Workshop juga diikuti secara daring oleh perwakilan Arbeiter-Samariter-Bund (ASB), Fasilitasi Kerja Sama (Fasker) Kementerian Dalam Negeri, dan Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa.
Baca juga: PDI Perjuangan Sulteng Gelar Syukuran, 2 Kader Perempuan Raih Gelar Doktor
Dalam kegiatan tersebut, peserta membahas penyusunan rencana kerja yang diselaraskan dengan kebutuhan masyarakat serta program pemerintah daerah agar pelaksanaannya berjalan lebih efektif.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi, Nuim Hayat, mengatakan kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga mitra menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan program pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, tidak seluruh persoalan di masyarakat dapat ditangani pemerintah secara mandiri sehingga dukungan dari organisasi seperti Yayasan Sikola Mombine dan ASB sangat dibutuhkan.
"Program ini memberikan dampak yang baik bagi masyarakat Sigi, karena kami yakin tidak semua kerja-kerja di masyarakat bisa dijangkau oleh pemerintah. Terima kasih," ujar Nuim Hayat.
Ia berharap sinergi telah terbangun dapat terus diperkuat agar program-program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya perempuan dan penyandang disabilitas.
Workshop ini juga menjadi bagian dari penyusunan strategi keberlanjutan Program Pakagasi agar manfaatnya tetap dirasakan masyarakat setelah masa pelaksanaan program berakhir.
Baca juga: Comik Ilkom Untad ke-5 Hadirkan Lomba News Anchor hingga Podcast, Kenalkan Dunia Komunikasi ke Maba
Sebelumnya, rapat kerja tahunan Yayasan Sikola Mombine telah dilaksanakan sebanyak tiga kali sejak 2024 hingga 2026 sebagai bagian dari evaluasi dan penyusunan arah program setiap tahunnya.(*)