147 Personel Satpol PP Kuansing Disiagakan Amankan Pacu Jalur 2026
Firmauli Sihaloho August 04, 2026 03:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, KUANSING - Pengamanan Festival Pacu Jalur Tradisional Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) 2026 tak hanya berbicara soal keramaian, tetapi juga menyangkut kesiapan personel menghadapi padatnya aktivitas selama event berlangsung.

Satuan Polisi Pamong Praja Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Satpol PP-PKP) Kuansing menyiagakan 147 personel untuk mengawal Festival Pacu Jalur Tradisional yang dijadwalkan berlangsung pada 19-23 Agustus 2026.

Jumlah personel tersebut nantinya disebar ke sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat dan pengunjung.

Kepala Satpol PP-PKP Kuansing, Rio Kasiterwandra, mengatakan personel akan ditempatkan terutama di kawasan pedagang, area expo hingga kantung-kantung parkir.

Penempatan tersebut dinilai penting mengingat konsentrasi massa selama Pacu Jalur tidak hanya berada di arena perlombaan.

Arus pengunjung juga akan menyebar ke pusat perdagangan, lokasi pameran, hingga area parkir kendaraan.

"Personel Satpol PP nantinya akan ditempatkan di area pedagang, expo dan kantung-kantung parkir," ujar Rio.

Baca juga: Bupati Siak Afni Larang Pungli Dana Revitalisasi Sekolah, Tegaskan Jangan Ada yang Minta Fee

Baca juga: Plaza Citra Pekanbaru Segera Tutup, Badai PHK Tak Terhindarkan

Namun, ada satu persoalan yang menjadi perhatian dalam pola pengamanan tahun ini, durasi kerja personel yang panjang.

Rio menyebut, pada pelaksanaan Pacu Jalur tahun-tahun sebelumnya, personel bahkan bertugas mulai pukul 08.00 WIB hingga tengah malam.

Artinya, dalam satu hari personel bisa berada di lapangan selama sekitar 16 jam.

Pola kerja sepanjang itu, menurut Rio, bukan tanpa konsekuensi.

Sejumlah personel mengalami kelelahan karena harus bertahan di lapangan sejak pagi hingga malam.

"Tahun-tahun sebelumnya mereka ditugaskan sejak pukul 8 pagi sampai 12 malam, selama 16 jam. Akibatnya banyak dari personel yang kelelahan," katanya.

Karena itu, pada Festival Pacu Jalur 2026, pola pengamanan akan diatur dalam dua shift.

Pembagian jam kerja ini diharapkan membuat personel tetap berada dalam kondisi prima, sekaligus menjaga kualitas pengamanan selama festival berlangsung.

Apalagi Pacu Jalur bukan sekadar agenda budaya tahunan.

Festival tersebut menjadi magnet ribuan masyarakat dan wisatawan yang datang ke Kuansing.

Tingginya mobilitas massa membuat potensi gangguan ketertiban, kepadatan lalu lintas hingga persoalan di kawasan parkir harus diantisipasi sejak awal.

Dalam menjalankan tugasnya, Satpol PP-PKP tidak bekerja sendiri.

Personel Satpol PP akan bergabung dalam tim pengamanan bersama Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polri dan TNI.

Sinergi lintas instansi ini menjadi bagian dari skema pengamanan untuk memastikan rangkaian Festival Pacu Jalur 2026 berlangsung aman, tertib dan kondusif.

Tim pengamanan tersebut telah dikukuhkan oleh Pj Sekda Kuansing, Muradi, melalui gelar pasukan pada Selasa (4/8/2026) pagi.

Pengukuhan ini menjadi penanda bahwa pemerintah daerah mulai mengintensifkan kesiapan pengamanan menjelang pelaksanaan event yang menjadi salah satu ikon budaya Kuansing tersebut.

Selain personel lapangan, Satpol PP-PKP juga memperkuat struktur internal melalui pembentukan tim tindak internal, intelijen dan intelkam.

Rio mengatakan pembentukan tim tersebut bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan bagian dari strategi memperkuat kemampuan Satpol PP dalam membaca potensi gangguan sebelum berkembang menjadi persoalan di lapangan.

"Pengukuhan tim kerja menjadi langkah strategis dalam memperkuat kinerja Satpol PP, khususnya dalam menjalankan fungsi penegakan peraturan daerah, menjaga ketertiban umum, serta mendukung pengamanan event berskala nasional," jelas Rio.

Menurutnya, keberadaan tim tersebut diharapkan membuat pola kerja personel lebih terarah. Setiap potensi gangguan yang muncul selama pelaksanaan Pacu Jalur juga diharapkan dapat direspons secara cepat dan terukur.

"Dengan terbentuknya tim tindak internal, intelijen, dan intelkam, diharapkan seluruh personel dapat bekerja lebih terarah, profesional, dan responsif terhadap setiap potensi gangguan yang dapat menghambat jalannya Pacu Jalur 2026," tutup Rio.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.