TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Dilaporkan hilang, seorang pria ditemukan meninggal dunia setelah enam hari di semak belukar dekat kebun sawit warga di Kampung Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak.
Korban diketahui bernama Milikheur Naif (42), seorang petani yang merupakan warga GS 5 RT 002 RW 006 Kampung Minas Barat. Hingga kini, penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Kasi Humas Polres Siak, Ipda Dedek Prayoga, membenarkan adanya penemuan jasad tersebut.
Menurutnya, polisi menerima laporan dari masyarakat setelah korban ditemukan dalam kondisi telungkup di semak belukar.
“Benar, telah ditemukan seorang laki-laki dalam keadaan meninggal dunia di wilayah Kampung Minas Barat, Kecamatan Minas. Saat ini anggota bersama Tim Inafis Polres Siak telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan masih berlangsung,” kata Ipda Dedek Prayoga, Selasa (4/8/2026).
Dedek menjelaskan, korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 17.30 WIB, Senin (3/8/2026). Jasad itu ditemukan oleh sejumlah rekannya yang melakukan pencarian. Mereka sebelumnya mencari korban karena tidak pulang ke rumah selama enam hari.
Saat ditemukan, korban mengenakan kaus lengan pendek berwarna hitam dan celana pendek hitam. Posisi tubuh korban telungkup di semak belukar dekat areal kebun sawit.
Baca juga: 2 Minggu Penemuan Mayat dr Alex Cristo, Polres Siak Perluas Penyelidikan Hingga Psikologi Forensik
Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban. Di antaranya sebuah senter kepala dan sepasang sandal jepit berwarna oranye.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, belum dapat dipastikan penyebab kematian korban. Untuk mengetahui penyebabnya, jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara guna dilakukan autopsi,” ujar Dedek.
Dari keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat pada Selasa malam saat bersama beberapa rekannya mencari brondolan sawit di areal PT Leko.
Di tengah aktivitas tersebut, rombongan sempat berpencar setelah mengaku dikejar petugas keamanan kebun. Sejak saat itu korban tidak lagi diketahui keberadaannya.
Keluarga kemudian melakukan pencarian selama beberapa hari. Korban yang diketahui tidak pulang sejak malam Rabu, 29 Juli 2026, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Ipda Dedek mengatakan, penyidik telah memasang garis polisi di lokasi penemuan, meminta keterangan sejumlah saksi, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Siak untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
“Kasus ini masih dalam penyelidikan. Kami menunggu hasil autopsi dan terus mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk memastikan penyebab meninggalnya korban,” tutupnya.
(Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)