TRIBUNSORONG.COM, SORONG – Forum Pencari Kerja Orang Asli Papua (OAP) Papua Barat Daya (PBD) mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Sorong, Selasa (4/8/2026).
Mereka menyampaikan aspirasi terkait proses rekrutmen tenaga kerja pada proyek yang dikerjakan PT Matahari Tbk di kawasan reklamasi.
Koordinator Forum Pencaker OAP P, Jovlin Kareth, mengatakan pihaknya telah bertemu dengan Disnaker serta perwakilan perusahaan guna membahas peluang kerja bagi masyarakat asli Papua.
Menurut Jovlin, dalam pertemuan tersebut perusahaan menyampaikan komitmennya untuk memberikan kesempatan kepada putra-putri asli Papua, terutama mereka yang selama ini masih menganggur di Kota Sorong.
“Kami sudah bertemu langsung dengan pihak Disnaker dan perusahaan. Mereka menyampaikan bahwa pembangunan di kawasan reklamasi juga harus memberikan kesempatan kepada anak-anak asli Papua yang masih banyak menganggur,” katanya.
Baca juga: Pemkot Sorong Salurkan 19 Ekor Sapi untuk Tingkatkan Ekonomi Peternak OAP
Baca juga: Pemkab Sorong Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Pemberdayaan Peternak OAP
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari perusahaan, saat ini masih tersedia sekitar 30 kebutuhan tenaga kerja.
Forum Pencaker OAP berharap sedikitnya 20 posisi dapat diprioritaskan bagi pencari kerja OAP yang memenuhi persyaratan.
Menurutnya, perusahaan juga menjelaskan bahwa seluruh pelamar tetap akan melalui proses seleksi sesuai ketentuan.
Bagi peserta yang dinilai memenuhi kualifikasi akan mengikuti pelatihan sebelum mulai bekerja.
“Mereka menyampaikan bahwa semua pelamar akan diseleksi. Kalau memenuhi syarat, nanti akan diberikan pelatihan terlebih dahulu sebelum bekerja,” ujarnya.
Selain itu, Forum Pencaker OAP meminta agar setiap perusahaan yang berinvestasi di Kota Sorong membuka informasi lowongan kerja secara terbuka sehingga masyarakat, khususnya OAP, dapat memperoleh akses yang sama terhadap kesempatan kerja.
Baca juga: Pendataan OAP di Sorong Selatan Sudah Capai 80 Persen, Disdukcapil Terus Perbarui Data
Baca juga: Papua Barat Daya Matangkan Strategi Pemberdayaan Ekonomi OAP Melalui Workshop Kolaboratif
Jovlin berharap pemerintah daerah dapat terus mengawal komitmen perusahaan dalam memberikan ruang kerja bagi masyarakat asli Papua.
“Kami tidak bermaksud mendiskriminasi siapa pun. Tetapi kami meminta agar kesempatan kerja bagi anak-anak Papua juga diperhatikan. Kami ingin ada ruang bagi kami untuk bisa bekerja di daerah kami sendiri,” katanya.
Ia juga meminta DPR dan pemerintah daerah ikut mengawal aspirasi tersebut sehingga setiap investasi yang masuk ke Kota Sorong dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja.(tribunsorong.com/ismail saleh)