Pemkot Pangkalpinang akan Revitalisasi TPS3R Gedung Nasional untuk Pengelolaan Sampah Berbasis 3R
Hendra August 04, 2026 06:41 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang terus memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis reduce, reuse, recycle (3R).

Salah satu langkah yang akan dilakukan tahun ini adalah mengaktifkan kembali Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di kawasan Gedung Nasional melalui alokasi anggaran perubahan APBD 2026.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang, Fahrizal, mengatakan revitalisasi TPS3R Gedung Nasional menjadi salah satu program prioritas agar fasilitas tersebut dapat kembali beroperasi dan mendukung penanganan sampah di tingkat masyarakat.

Menurutnya, proses pengaktifan kembali TPS3R tersebut akan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum melalui pendanaan yang dialokasikan pada APBD Perubahan 2026.

"Melalui anggaran perubahan ini kita akan mengaktifkan TPS3R di Gedung Nasional melalui Dinas PU," kata Fahrizal, kepada Bangkapos.com, Selasa (4/8/2026)

Ia menjelaskan, saat ini Pangkalpinang memiliki tiga unit TPS3R yang tersebar di beberapa wilayah. Namun, baru TPS3R Selindung yang beroperasi secara optimal, sedangkan TPS3R Gedung Nasional dan Ketapang masih menjalani proses revitalisasi agar dapat kembali difungsikan.

Keberadaan TPS3R Selindung, lanjut Fahrizal, telah menunjukkan hasil yang cukup baik. Selain mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pemrosesan akhir (TPA), fasilitas tersebut juga mampu mengolah sampah menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

"TPS3R Selindung sudah berjalan. Dari informasi yang kami terima, sampah di sana diolah menjadi kompos, bahkan ada yang dimanfaatkan menjadi paving block," ujarnya.

Di samping revitalisasi dua TPS3R tersebut, Pemerintah Kota Pangkalpinang juga akan menambah satu fasilitas pengolahan sampah baru melalui bantuan dari Balai Kementerian Pekerjaan Umum. TPS3R baru itu direncanakan dibangun di Kelurahan Air Kepala Tujuh, Kecamatan Gerunggang.

Meski demikian, pembangunan masih menunggu penyelesaian proses penetapan lokasi karena terdapat beberapa kendala teknis yang masih dibahas.

"Kami juga mendapat bantuan pembangunan satu TPS3R dari Balai untuk kawasan Air Kepala Tujuh. Saat ini masih dalam proses penetapan lokasi karena ada beberapa kendala yang harus diselesaikan," jelasnya.

Dengan revitalisasi dua TPS3R yang ada dan pembangunan satu fasilitas baru, Pemkot Pangkalpinang menargetkan kapasitas pengelolaan sampah berbasis 3R semakin meningkat.

Langkah ini diharapkan tidak hanya mengurangi volume sampah yang berakhir di TPA, tetapi juga mendorong pemanfaatan sampah menjadi produk bernilai ekonomi, seperti kompos dan paving block.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan melalui pelibatan masyarakat serta optimalisasi fasilitas pengolahan di berbagai wilayah Kota Pangkalpinang.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.