Telkom University Purwokerto Edukasi Daur Ulang Tutup Botol Plastik Lewat Workshop Kreatif
abduh imanulhaq August 04, 2026 08:14 PM

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Permasalahan limbah plastik masih menjadi tantangan lingkungan yang membutuhkan perhatian bersama.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan sampah plastik, Program Studi Desain Produk Telkom University Purwokerto berkolaborasi dengan Twentyfive.lab menggelar Workshop Daur Ulang Tutup Botol Plastik dengan Teknik Heating dan Molding sebagai bagian dari rangkaian Janaloka Exhibition 2026 .

Workshop yang berlangsung di Kopi Leci Purwokerto, Sabtu (4/7/2026) ini diikuti 11 peserta yang berasal dari siswa SMK Kesatrian Purwokerto, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Peserta diajak mengenal potensi limbah tutup botol plastik yang dapat diolah menjadi produk bernilai guna melalui teknik pemanasan (heating) dan pencetakan (molding).

Program Studi Desain Produk Telkom University Purwokerto berkolaborasi dengan Twentyfive.lab menggelar  Workshop Daur Ulang Tutup Botol Plastik dengan Teknik Heating dan Molding sebagai bagian dari rangkaian  Janaloka Exhibition 2026 .
Program Studi Desain Produk Telkom University Purwokerto berkolaborasi dengan Twentyfive.lab menggelar Workshop Daur Ulang Tutup Botol Plastik dengan Teknik Heating dan Molding sebagai bagian dari rangkaian Janaloka Exhibition 2026 . (IST)

Selama kegiatan, peserta memperoleh materi sekaligus praktik langsung yang dipandu oleh Evan Razak Ismawan, mahasiswa Desain Produk Telkom University Purwokerto sekaligus Owner Twentyfive.lab.

Mereka mempelajari tahapan pengolahan limbah mulai dari pemilahan material, proses pemanasan, hingga pencetakan menjadi produk baru yang fungsional.

20260804
Program Studi Desain Produk Telkom University Purwokerto berkolaborasi dengan Twentyfive.lab menggelar Workshop Daur Ulang Tutup Botol Plastik dengan Teknik Heating dan Molding sebagai bagian dari rangkaian Janaloka Exhibition 2026 .

Ketua Pelaksana Workshop, Laurensius Windy O.H., M.Ds., mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya memperkenalkan konsep keberlanjutan kepada masyarakat melalui pendekatan yang kreatif.

 "Kegiatan ini diselenggarakan untuk mengenalkan konsep keberlanjutan kepada masyarakat melalui pendekatan kreatif. Kami ingin menunjukkan bahwa limbah plastik, khususnya tutup botol bekas, masih memiliki potensi untuk diolah menjadi produk yang bernilai guna," ujarnya.

Tak hanya memberikan pengetahuan baru, workshop ini juga mendorong peserta untuk melihat limbah plastik sebagai sumber daya yang masih dapat dimanfaatkan kembali.

Konsep tersebut sejalan dengan prinsip ekonomi sirkular yang menekankan pemanfaatan kembali material agar tidak berakhir sebagai sampah.

Salah satu peserta, Fajar Maulana dari SMK Kesatrian Purwokerto, mengaku mendapatkan pengalaman baru selama mengikuti workshop.

"Saya baru tahu kalau tutup botol plastik bisa diolah menjadi produk yang menarik dan bermanfaat. Kegiatannya seru karena kami tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung praktik bersama owner Twentyfive.lab," katanya.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Desain Produk Telkom University Purwokerto berharap semakin banyak masyarakat yang terinspirasi untuk menerapkan gaya hidup berkelanjutan dan memanfaatkan limbah plastik menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

Workshop ini juga menjadi bukti bahwa kreativitas dan desain dapat berperan dalam menghadirkan solusi bagi persoalan lingkungan.(***)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.