P2B UIN Saizu Perpanjang Kontrak 7 Tenant Food Court Kampus 1, Siapkan Stand Modern Ber-AC
abduh imanulhaq August 04, 2026 08:14 PM

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) UIN Saizu Purwokerto resmi memperpanjang Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan tujuh pemilik tenant Food Court Kampus 1.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya kampus memperkuat ekosistem kewirausahaan sekaligus meningkatkan kualitas kawasan kuliner di lingkungan kampus.

Perpanjangan kontrak dilakukan di Ruang Pertemuan Lantai 5 Gedung Rektorat UIN Saizu Purwokerto, Selasa (4/8/2026).

Kerja sama tersebut menandai memasuki tahun ketiga pengelolaan Food Court Kampus 1 dengan seluruh tenant memilih melanjutkan kemitraannya.

Kepala P2B UIN Saizu Purwokerto, Dr. Rahmini Hadi, mengatakan seluruh tenant yang telah bergabung sejak awal tetap memperpanjang kontraknya.

Hal tersebut menunjukkan tingkat kepercayaan pelaku usaha terhadap pengelolaan kawasan kuliner kampus yang terus berkembang.

"Untuk PKS Food Court Kampus 1, alhamdulillah semuanya memperpanjang kontraknya. Sekarang pengelolaan sudah memasuki tahun ketiga dan seluruh tenant tetap melanjutkan kerja sama," ujarnya.

Menurut Rahmini, keberhasilan mempertahankan seluruh tenant menjadi indikator bahwa kawasan food court mampu menghadirkan iklim usaha yang sehat sekaligus memberikan manfaat bagi sivitas akademika.

Selain menjadi pusat kuliner, kawasan tersebut juga berkembang menjadi ruang interaksi bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga tamu kampus.

Tak hanya mempertahankan tenant lama, P2B UIN Saizu juga membuka peluang bagi pelaku usaha baru melalui satu stand yang masih tersedia.

Stand tersebut dirancang dengan konsep yang lebih modern dan menghadirkan fasilitas yang lebih lengkap dibandingkan sebelumnya.

Hingga awal Agustus 2026, sedikitnya dua calon tenant telah mengajukan penawaran untuk mengelola stand baru tersebut.

Keduanya juga memberikan sejumlah masukan terkait kelengkapan fasilitas, seperti tempat pencucian peralatan, wastafel, serta sarana pendukung lainnya.

"Kemarin sudah ada dua calon yang mengajukan penawaran. Mereka meminta kelengkapan seperti tempat cuci dan wastafel. Sekarang fasilitasnya sudah lengkap, tinggal komunikasi lanjutan dengan calon tenant," jelasnya.

Selain fasilitas yang lebih memadai, stand baru tersebut juga dilengkapi pendingin ruangan (AC) sehingga diharapkan mampu memberikan kenyamanan lebih bagi penyewa maupun pengunjung Food Court Kampus 1.

Rahmini berharap kehadiran stand berkonsep modern dapat menarik lebih banyak pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya di lingkungan kampus sekaligus meningkatkan kualitas layanan kuliner bagi sivitas akademika.

Pengembangan food court menjadi bagian dari strategi P2B UIN Saizu dalam membangun pusat bisnis kampus yang produktif, berkelanjutan, dan mampu mendukung penguatan pendapatan non-akademik.

Saat ini, pihak kampus juga tengah menjajaki peluang kerja sama baru dengan perusahaan Pringgading melalui skema investasi berbasis revenue sharing.

Dalam konsep tersebut, investor akan menyediakan investasi, sementara kampus menyiapkan lokasi usaha sehingga kedua belah pihak memperoleh manfaat dari hasil pengelolaan bisnis.

Rencana kerja sama tersebut masih menunggu persetujuan Rektor UIN Saizu sebelum memasuki tahap pembahasan lanjutan.

"Insyaallah hari ini kami akan berkonsultasi dengan Pak Rektor. Kalau nanti disetujui, akan dilanjutkan komunikasi dengan Pringgading. Selama ini mereka juga sudah menjadi mitra katering kampus," katanya.

Apabila kerja sama tersebut terealisasi, kawasan di sekitar sisi taman kanak-kanak (TK) kampus akan dikembangkan menjadi pusat aktivitas bisnis baru.

Pengembangan itu diharapkan dapat memperkuat ekosistem kewirausahaan kampus sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas bagi mitra dan pelaku UMKM. (***)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.