Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Warga berbondong-bondong menyaksikan penemuan mayat dalam karung di tanah lapang, Jalan Raya Kav, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat pada Selasa (4/8/2026) sore.
Tampak di lokasi, baik anak-anak hingga orang dewasa tak ingin melewatkan peristiwa tersebut.
Meskipun bau tak sedap menyengat hidung, mereka terus mendekati aparat kepolisian yang sedang melakukan evakuasi.
Baca juga: Kesaksian Warga Penemuan Mayat dalam Karung di Pancoran Mas Depok, Sudah Ada Sejak 24 Juli 2026
Massa yang menonton penemuan mayat tersebut baru meninggalkan lokasi usai ujan lebat turun sekira pukul 17.00 WIB.
Titik penemuan mayat berada di tanah lapang, berjarak sekitar 400 meter dari jalan raya.
Area penemuan mayat berada di pinggiran tanah lapang, dekat dengan semak-semak belukar.
Saat pertama kali ditemukan, kondisinya sudah rusak. Bahkan, kaki korban tidak terlihat.
Warga setempat, Mawar (bukan nama asli) menjelaskan, gumpalan karung tersebut sudah ada sejak 24 Juli 2026 lalu.
“Tapi kita anggap, karena enggak tahu, anggap sampah biasa aja,” kata Mawar di lokasi.
“Tadi kenapa anak saya tuh ada rasa pengin bakar sampah itu,” sambungnya.
Namun, Mawar setempat tidak menaruh curiga sama sekali karena area tersebut memang kerap digunakan sebagai tempat pembuangan sampah umum.
Seiring berjalannya waktu, kondisi karung putih itu mulai berubah warna menjadi kehijauan karena lapuk dan terpapar cuaca.
Kecurigaan akhirnya terbukti ketika seorang warga berniat membakar tumpukan sampah untuk menghilangkan bau busuk yang kian mengganggu.
Saat tumpukan sampah dibuka, warga mendapati potongan bagian tubuh manusia yang diduga berupa tangan serta bagian alat kelamin.