TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Penampilan berbeda tergambarkan pada kaus latihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara.
Kaus berlengan panjang dengan warna merah dan putih tersebut nampak berbeda dari kaus latihan Paskibraka pada umumnya.
Di bagian belakang, tertulis jelas Paskibra Kecamatan Welahan Tahun 2026.
Namun satu gambar unik terselip di tengah-tengahnya.
Baca juga: 45 Musisi Cilik Mainkan Alat Musik Angklung Meriahkan Semarak Budaya Guyub Seni Jepara
Sebuah gambar sederhana yang menunjukkan pemandangan, lengkap dengan item rumah, jalan, pohon, awan, hingga matahari khas karya anak-anak.
Gambar tersebut ikut serta dicetak menjadi desain kaus latihan Paskibraka Kecamatan Welahan.
Nampaknya, gambar itu merupakan karya Dirga Tama Arrasya, anak usia 4 tahun asal Welahan yang kini masih bersekolah di jenjang kelompok bermain (KB).
Gambar karya Dirga menjadi yang terbaik dari lomba menggambar di tingkat kecamatan dan kabupaten di jajaran usianya.
Gambar tersebut mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Kecamatan Welahan dan menjadikannya desain kaus Paskibraka Welahan.
Dirga merupakan siswa Kelompok Bermain Genius Kids Kendeng Sidalit.
Sejak usia 2 tahun, dia tertarik dengan dunia menggambar, khususnya gambar pemandangan alam sekitar rumahnya sebagai gambar favoritnya.
Dia senang bisa mengikuti berbagai lomba menggambar hingga mendapatkan juara dari hasil menggambar kondisi rumah tinggalnya lengkap dengan pepohonan, awan, hingga matahari yang membentuk pemandangan.
"Ada rumah, awan, sama matahari. Itu gambar rumahku," katanya.
Gambar karya Dirga pun dijadikan sebagai desain kaos latihan Paskibraka Welahan yang dilaunching, Selasa (4/8/2026).
Kini gambar Dirga sudah melekat pada kaus Paskibraka Welahan sebagai seragam latihan menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia.
Ibunda Dirga, Wulan Murni (32) bangga dan terharu saat mengetahui gambar putranya dipilih sebagai desain seragam kaus latihan Paskibraka Kecamatan Welahan.
Kata dia, putranya sejak usia 2 tahun menyukai keterampilan menggambar. Senang eksplore gambar, dimulai dari sekadar coret-coret krayon hingga membentuk pola-pola sebuah gambar.
Wulan tidak pernah mengarahkan anaknya untuk menyukai sesuatu.
Dia hanya mendampingi dan mengarahkan apa yang menjadi kesukaan anaknya agar berkembang bakatnya, termasuk dalam hal menggambar.
"Saya hanya mendampingi, anak yang siap belajar. Senang dan bangga setiap berhasil mengikuti lomba atas apa yang dia sukai," kata dia.
• 100 Brand Fesyen Nasional Ditampilkan dalam Jepara Art Carnival 2026
Dirga sebelumnya meraih Juara 1 lomba menggambar tingkat kecamatan Welahan pada 21 Juli 2026.
Dia menjadi perwakilan Kecamatan Welahan maju mengikuti perlombaan serupa di tingkat kabupaten pada 23 Juli 2026 berhasil menjadi juara 1 di kelompok usia 4 tahun.
Wulan berharap setiap bakat yang dimiliki putranya terus diasah dan dikembangkan untuk bekal ke depannya. Menjadi anak yang berbakat, cerdas, dan berprestasi.
Camat Welahan, Suhadi menyampaikan, dipilihnya gambar karya Dirga sebagai desain kaus Paskibraka merupakan sebagai dari bentuk apresiasi atas prestasi Dirga dalam hal menggambar.
Kata dia, langkah ini diharapkan bisa menumbuhkan semangat nasionalisme dan patriotisme sejak usia dini. Dimana peringatan Hari Kemerdekaan tidak hanya identik dengan kegiatan seremonial.
Kemerdekaan juga dapat dimanfaatkan untuk memberikan ruang kepada anak-anak agar berani mengekspresikan kreativitasnya, seperti yang dilakukan Dirga di usia 4 tahun.
"Ini juga sebagai bentuk apresiasi dan pendampingan ke anak-anak agar terus berkarya," tuturnya. (*)