TRIBUNNEWS.COM - Partai final Piala Presiden 2026 dipastikan menghadirkan duel sarat gengsi yang melibatkan Persib vs Persebaya.
Persib Bandung akan menghadapi rival klasiknya, Persebaya Surabaya, pada final yang digelar setelah kedua tim sukses melewati hadangan di babak semifinal.
Laga ini bukan sekadar perebutan trofi pramusim paling bergengsi di Indonesia.
Ada fakta menarik yang membuat final kali ini terasa lebih istimewa. Persib dan Persebaya sama-sama menjalani final kedua mereka di Piala Presiden, tetapi datang dengan misi yang sangat berbeda.
Persib mengincar gelar kedua untuk mencoba mengusik dominasi Arema FC sebagai salah satu tim tersukses di ajang ini.
Sementara Persebaya, berusaha mencatat sejarah dengan meraih trofi Piala Presiden untuk pertama kalinya.
Laga final Piala Presiden 2026 akan digelar pada Kamis (6/8/2026) pukul 20.00 WIB di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali.
Sebelum itu, sore harinya akan digelar laga perebutan juara ketiga antara Persija vs Arema FC di tempat yang sama pada pukul 15.30 WIB.
Baca juga: Hasil Semifinal Piala Presiden 2026: Persebaya Singkirkan Arema FC 1-0, Tantang Persib di Final
Persib memastikan tiket ke final usai menundukkan Persija Jakarta dengan skor 2-1 pada semifinal di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026).
Dua gol Maung Bandung lahir pada babak pertama melalui Uilliam Barros Pereira pada menit ke-21 dan penalti Balsa Sekulic enam menit berselang.
Persija yang kini diasuh Shin Tae-yong hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat Kwon Changhoon pada menit ke-85.
Keberhasilan ini mengakhiri penantian panjang Persib untuk kembali tampil di final Piala Presiden.
Terakhir kali tim berjuluk Pangeran Biru ini mencapai partai puncak terjadi pada edisi perdana tahun 2015.
Saat itu, Persib sukses menjadi juara pertama Piala Presiden setelah mengalahkan Sriwijaya FC 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Kini, 11 tahun berselang, kesempatan menambah koleksi trofi kembali terbuka di bawah asuhan Igor Tolic.
Di sisi lain, Persebaya memastikan langkah ke final setelah mengalahkan Arema FC dengan skor tipis 1-0.
Gol tunggal Yuran Fernandes melalui sundulan menjelang turun minum menjadi pembeda sekaligus mengantar Bajol Ijo ke partai puncak.
Final kali ini juga menjadi yang kedua bagi Persebaya di ajang Piala Presiden.
Sebelumnya, Bajol Ijo tampil pada final edisi 2019. Saat itu mereka harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari Arema FC dalam format dua leg.
Persebaya bermain imbang 2-2 di Gelora Bung Karno sebelum kalah 2-0 di leg kedua saat tampil di Stadion Kanjuruhan Malang.
Kini, Persebaya memiliki peluang menebus kegagalan tersebut sekaligus mengangkat trofi Piala Presiden untuk pertama kalinya.
Jika berhasil menjadi juara, Persebaya akan menyamai koleksi gelar Persib dan Persija yang sama-sama baru sekali menjuarai turnamen ini.
Sementara itu, Arema FC masih menjadi klub tersukses dalam sejarah Piala Presiden dengan empat gelar juara.
Baca juga: Hasil Semifinal Piala Presiden 2026: Peralta Debut, Persib Lolos Final usai Gasak Persija 2-1
Pertemuan Persib dan Persebaya selalu memiliki atmosfer tersendiri dalam sepak bola Indonesia.
Namun kali ini, tensinya semakin tinggi karena kedua tim membawa target berbeda.
Persib ingin mengakhiri penantian 11 tahun sekaligus menambah koleksi trofi menjadi dua gelar.
Sebaliknya, Persebaya bertekad memecahkan kebuntuan dengan meraih gelar perdana setelah sebelumnya gagal di final 2019.
Besarnya hadiah yang akan didapat sang juara juga membuat laga ini semakin prestise dan memiliki nilai gengsi yang lebih tinggi dari pertemuan biasa.
Juara Piala Presiden 2026 akan menerima hadiah sebesar Rp8 miliar, meningkat dari Rp5,5 miliar pada edisi 2025 yang dimenangkan Port FC.
Nominal tersebut juga lebih tinggi dari rencana awal panitia sebesar Rp6 miliar. Kenaikan hadiah diumumkan setelah dukungan sponsor terhadap turnamen terus bertambah.
Dengan hadiah terbesar sepanjang sejarah Piala Presiden, duel Persib kontra Persebaya dipastikan berlangsung semakin menarik.
(Tribunnews.com/Tio)