Rehabilitasi Jalan Bengawan Jero Lamongan Ditarget Rampung 2026
Titis Jati Permata August 05, 2026 12:32 PM

 

SURYA.co.id, LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan memastikan proyek rehabilitasi dan rekonstruksi (RR) jalan desa di kawasan Bengawan Jero yang rusak akibat banjir berkepanjangan mulai memasuki tahap lelang.

Pekerjaan fisik ditargetkan segera dimulai dan rampung sebelum akhir 2026.

Proyek tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memulihkan akses masyarakat di kawasan yang selama ini kerap terendam banjir hingga berbulan-bulan.

Kepala Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Lamongan, Andhy Kurniawan, mengatakan pembangunan jalan telah dipastikan masuk dalam program tahun anggaran 2026.

Baca juga: Program KNMP Masuk Lamongan, Empat Desa Jadi Lokasi Pembangunan

"Proyek ini sudah dipastikan dikerjakan tahun ini. Saat ini masih dalam proses lelang dan kami optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal," kata Andhy, Rabu (5/8/2026).

Jalan Akan Ditinggikan dan Dicor Beton

Program rehabilitasi menyasar sejumlah ruas jalan desa di kawasan Bengawan Jero yang mengalami kerusakan berat akibat terendam banjir selama sekitar empat bulan.

Sebelum proyek dijalankan, tim gabungan dari BMCKTR, BPBD, Dinas Sosial, dan Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Lamongan telah melakukan survei lapangan untuk menentukan metode penanganan yang paling sesuai.

Desa Bojoasri di Kecamatan Kalitengah dan Desa Kepudibener di Kecamatan Turi menjadi lokasi prioritas karena mengalami genangan paling lama sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.

Menurut Andhy, penanganan tidak hanya berupa perbaikan permukaan jalan, tetapi juga meningkatkan elevasi badan jalan menggunakan material uruk setinggi sekitar 60 sentimeter hingga satu meter, menyesuaikan kondisi di lapangan.

Setelah itu, ruas jalan akan dicor beton agar memiliki daya tahan lebih baik terhadap genangan banjir.

"Desain penanganan disesuaikan dengan kondisi eksisting. Jalan akan dibuat lebih tinggi dibanding sebelumnya sehingga tetap dapat digunakan ketika kawasan Bengawan Jero kembali mengalami banjir," jelasnya.

Hasil Verifikasi Teknis

Pemkab Lamongan juga telah melakukan penyesuaian terhadap panjang ruas jalan yang akan ditangani beserta kebutuhan anggarannya berdasarkan hasil verifikasi teknis.

Andhy memastikan pekerjaan fisik akan segera dimulai setelah proses pengadaan selesai.

"Pekerjaan fisik akan segera dilaksanakan setelah tahapan lelang rampung dan ditargetkan selesai sesuai jadwal pelaksanaan tahun ini," ujarnya.

Melalui rehabilitasi tersebut, pemerintah berharap akses transportasi masyarakat di kawasan Bengawan Jero tetap terjaga, sekaligus mengurangi kerusakan infrastruktur yang selama ini berulang setiap musim penghujan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.