Polisi Sebut Jalan Licin di Bantargebang Bekasi Karena Tumpahan Air Lindi dan Hujan
Joseph Wesly August 05, 2026 01:50 PM

 

Laporan Jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra

TRIBUNBEKASI.COM, BANTARGEBANG- Puluhan pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh di Jalan Siliwangi Pangkalan 5, Kelurahan Ciketingudik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.

Polisi Ungkap Penyebab Jalan Licin

Polisi menyebut jalan yang licin diduga disebabkan oleh tetesan air lindi dari truk pengangkut sampah yang menuju TPST Bantargebang serta hujan gerimis yang mengguyur kawasan tersebut.

Air lindi adalah cairan yang terbentuk ketika air (seperti air hujan) meresap melalui tumpukan sampah, melarutkan berbagai zat kimia, sisa biologis, serta senyawa organik dan anorganik di dalamnya.

Cairan ini biasanya berwarna gelap pekat dan berbau sangat menyengat.

"Menurut keterangan saksi, penyebab jalan licin yang mengakibatkan beberapa kendaraan roda dua terjatuh bukan karena oli tumpah di jalan, melainkan karena tetesan air lindih (air sampah) dari truk sampah yang mengarah ke TPST Bantargebang dan hujan rintik-rintik yang mengakibatkan jalan licin sehingga beberapa kendaraan roda dua terjatuh," kata Kanit Lantas Polsek Bantargebang AKP Komariah saat dikonfirmasi, Rabu (5/8/2026).

Komariah menjelaskan, akibat kejadian itu tercatat ada korban yang mengalami luka setelah terjatuh akibat kondisi jalan licin.

Korban merupakan pengendara sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B 1638 KSL atas nama Edi Febrianto, warga Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang.

Sementara penumpangnya, Siti Sangidah, turut mendapatkan penanganan medis di RS Karya Medika Bantargebang.

"Keduanya selanjutnya diarahkan untuk membuat laporan ke Unit Laka Lantas Polres Metro Bekasi Kota," jelasnya.

Warga Sebut Korban Mencapai Puluhan

Sementara itu, warga sekitar sekaligus saksi, Suratman, mengatakan lokasi yang paling banyak memakan korban berada di tikungan jalan.

Diperkirakan, kondisi jalan yang licin membentang sekitar 100 meter, baik dari arah Bekasi menuju Cileungsi maupun sebaliknya.

"Pasti korbannya kurang tahu, tapi kisaran puluhan kendaraan sepeda motor," kata Suratman kepada Tribun Bekasi di lokasi, Rabu (5/8/2026).

Suratman menuturkan, tidak lama setelah kejadian, petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi untuk melakukan penyemprotan jalan menggunakan bahan khusus.

"Waktu itu datang pemadam kebakaran terus menyiram air sekitar tidak lama habis magrib. Airnya juga pakai bahan material khusus biar tidak licin lagi," tuturnya.

Kondisi Jalan Sudah Kembali Normal

Terkini, pantauan jurnalis Tribun Bekasi di lokasi pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 07.40 WIB, kondisi jalan yang sebelumnya licin pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 18.00 WIB sudah kembali normal.

Kendaraan yang melintas pun tampak melaju tanpa kendala.

Kondisi jalan dari arah Bekasi menuju Cileungsi maupun sebaliknya juga telah normal.

Selain itu, sudah tidak ada lagi aktivitas petugas Damkar yang melakukan penyemprotan di lokasi. (M37)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.