Puncak Musim Kemarau, Brebes Siaga Kebakaran Hutan dan Kekeringan
muh radlis August 05, 2026 01:56 PM

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Memasuki puncak musim kemarau, Forkopimda Brebes menggelar apel kesiapsiagaan dan pengecekan sarana prasarana pendukung jika terjadinya bencana alam pada Rabu 5 Februari 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma yang di bacakan Kapolres Brebes M Ali Akbar menyebut, jika berdasarkan prakiraan bmkg, sejak mei 2026 sebagian besar wilayah brebes telah memasuki musim kemarau, dan saat ini kita berada di fase puncaknya pada bulan agustus, dengan durasi kemarau yang cukup panjang.

"Kondisi ini tentu membawa risiko yang perlu kita antisipasi bersama, khususnya kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan," ujarnya.

Pengalaman beberapa tahun terakhir, lanjutnya, menjadi pengingat bagi kita semua.

"Pada tahun 2023, kekeringan melanda 66 desa di 11 kecamatan, dan pada tahun 2024 masih terjadi di sejumlah wilayah, yaitu di 32 desa di 9 kecamatan."

"Hingga akhir juli 2026, sudah ada 4 desa di 2 kecamatan yang mengajukan distribusi air bersih, serta 6 titik kebakaran dan lahan yang telah ditangani. ini adalah sinyal bahwa kewaspadaan kita tidak boleh lengah," ungkapnya.

Apel tersebut, diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan sinergi seluruh elemen hingga ke tingkat desa.

Baca juga: Update Harga BBM Terbaru Rabu 5 Agustus 2026: Pertamax Turun Rp300, Pertamax Green 95 Turun Rp400

"Melalui apel ini, saya berharap koordinasi dan sinergi seluruh elemen semakin kuat, dari tingkat kabupaten hingga desa."

"Kesiapsiagaan tidak hanya tentang peralatan yang lengkap, tetapi juga tentang komunikasi yang cepat, kerja sama yang solid, dan kepedulian yang tumbuh dari hati," tuturnya.

Pihaknya mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, tni, polri, dunia usaha, akademisi, media, hingga masyarakat, untuk terus menjaga kebersamaan dalam menghadapi potensi bencana.

"Mari kita saling menguatkan, saling mengingatkan, dan bergerak bersama demi keselamatan masyarakat brebes," ajaknya.

Kepala BPBD Brebes Budhi Darmawan mengatakan, jika 17 Kecamatan di Kabupaten Brebes pada musim kemarau kali ini terancam kekeringan.

"Kalau ancaman kekeringan hampir di semua Kecamatan, namun hanya bersifat sedang. Adapun yang berat ada di wilayah selatan. Ada 7 desa di wilayah selatan yang setiap harinya kita droping air bersih."

"Permintaan air juga saat ini terus meningkat, tapi nanti puncaknya pada pertengahan Agustus sampai Oktober," paparnya. (Pet).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.