TRIBUNNEWSMAKER.COM - Konflik antara Ruben Onsu dan Sarwendah terus memanas dan menyita perhatian publik.
Perselisihan yang awalnya hanya berkaitan dengan persoalan hak asuh anak kini melebar ke berbagai isu lain.
Mulai dari dugaan perselingkuhan hingga cerita lama yang terjadi selama keduanya masih menjalani kehidupan rumah tangga, satu per satu mulai terungkap ke publik.
Terbaru, Ruben Onsu mengungkap bahwa dirinya pernah melarang Sarwendah menjalani operasi plastik (oplas) saat keduanya masih berstatus suami istri.
Tak hanya itu, Ruben juga menyinggung nasihat yang pernah ia berikan terkait penampilan, gaya berpakaian, hingga kebiasaan Sarwendah mengenakan daster dalam kesehariannya.
Pernyataan tersebut disampaikan Ruben saat melakukan siaran langsung melalui akun TikTok pribadinya, @rubenonsu_official, pada Senin (3/8/2026).
Baca juga: 20 Tahun Lamanya Alyssa Soebandono Idap Kelainan di Tubuhnya, Akhirnya Tahun 2026 Jalani Operasi
Dalam siaran tersebut, Ruben menanggapi klarifikasi yang sebelumnya disampaikan Sarwendah.
Ia kemudian membagikan pengalamannya selama menjalani kehidupan rumah tangga bersama mantan personel Cherrybelle tersebut.
Ruben mengaku mengetahui keinginan Sarwendah untuk menjalani operasi plastik.
Namun, saat itu ia memilih memberikan nasihat karena merasa penampilan istrinya sudah baik tanpa harus melakukan prosedur kecantikan tersebut.
Menurut Ruben, selama menikah ia juga tidak pernah ragu memberikan pujian kepada Sarwendah.
Karena itulah, ia berusaha menyampaikan pendapatnya agar sang istri mengurungkan niat untuk melakukan operasi plastik.
"Jadi dulu bukan tertekan ya ketika lu mau oplas, gua bukan tertekan. Gue mengingatkan, 'enggak usahlah, kamu udah cantik kok'," ujar Ruben dikutip dari Tribun Trends.
Baca juga: Pengakuan Mengejutkan Sarwendah, Ternyata Pernah Diselingkuhi Ruben Onsu, Sosok Pasangan Disorot
Ruben menegaskan bahwa sikapnya saat itu bukan dimaksudkan untuk menekan atau melarang secara sepihak.
Ia mengaku hanya ingin memberikan masukan berdasarkan penilaiannya sebagai suami yang melihat Sarwendah sudah memiliki paras yang cantik apa adanya.
Pengakuan tersebut pun kembali menambah daftar persoalan rumah tangga Ruben dan Sarwendah yang kini menjadi perhatian publik.
Berbagai cerita yang sebelumnya tidak pernah diungkap kini mulai disampaikan oleh masing-masing pihak di ruang publik, sehingga konflik keduanya terus menjadi sorotan.
Ruben menilai sikapnya saat itu merupakan bentuk perhatian kepada sang istri, bukan sekadar melarang Sarwendah oplas tanpa alasan.
"Jadi ketika dia pada saat sehabis oplas, tiba-tiba gue ngomong ya. Sehabis oplas dia bilang selama ini ditahan-tahan, ya kan kita mengajarkan yang benar," ungkapnya.
Menurut Ruben, ia sebagai suami memahami aturan yang benar agar Sarwendah dipandang baik oleh orang lain. Ia juga kerap menasihati mantan istrinya supaya memakai busana yang sesuai.
"Dari sebelum gue memilih menjadi muslim, gue kan sudah tahu mana aturan yang baik dan tidak."
"Gue sebagai suami memberi tahu 'lebih baik tidak usah pakai baju segini, kan gue kasih tahu yang baik'," ucapnya.
Ruben juga membeberkan karakter Sarwendah yang sulit mendengarkan perkataan suaminya.
"Ngomong juga berubah-berubah, kadang a, kadang b, kadang c. Dikasih tahu yang baik. Gue bukan melarang, dia pakai daster, dia pakai ini, pakai ini. Tandanya, hal simple saja artinya laki lu suka bukan berarti melarang-larang. Mana bisa dia dilarang," ucap Ruben Onsu.
Jauh sebelum masalah operasi plastik ini diungkit oleh Ruben Onsu, Sarwendah rupanya sudah lebih dulu membagikan alasannya melakukan permak pada wajahnya. Kala itu Sarwendah mengaku menjalani operasi plastik karena kondisi ingin terlihat lebih awet muda.
"Karena mata panda terlihat sayu dan muka ditambahkan lemak, biar lebih fresh dan lebih awet muda," kata Sarwendah saat menjadi bintang tamu di acara Rumpi TRANS TV pada Selasa (2/7/2024).
Mantan ipar Jordi Onsu itu juga menjelaskan prosedur operasi yang dijalankannya adalah dengan memindahkan lemak di tubuhnya ke wajah untuk memudarkan kerutan-kerutan.
"Kan bawah mata aku tuh celong terus kayak mata panda hitam banget, jadi kalau misalnya aku syuting atau apapun mau di cover pakai make up pun namanya tekstur celong itu enggak bisa hilang." kata Sarwendah.
"Terus aku udah tanya dokter juga kalau pakai non-surgery (enggak operasi) gimana, katanya di filler bisa, tapi kalau filler itu kan juga kalau di bawah mata belum tentu bagus karena tipikal kulitnya kalau tipis juga kelihatannya jendol-jendol," lanjutnya.
Lebih lanjut, alih-alih memilih tindakan filler, Sarwendah lebih memilih memindahkan lemak pada wajahnya lantaran hasilnya bisa lebih awet daripada filler.
"Jadi enggak filler, akhirnya aku pilih pindahin lemak dari badan aku (ambil dari lemak paha)," katanya.
"Kalau lemak lebih lama tahannya bisa sampai 3 atau 4 tahun gitu, karena kan posisinya kalau misalnya kita diet lagi ya lemaknya akan hilang gitu, makanya kata dokternya enggak boleh diet," ungkap Sarwendah.
Selain itu, diakui Sarwendah, dirinya juga mengencangkan bagian lipatan di matanya.
"Lipatan mataku juga, karena udah mulai berumur jadi itu banyak garis kerut-kerut sama kulitnya udah turun kan, jadi sekalian dikoreksi, mestinya dijahit sama dokternya, dikencengin gitu," pungkasnya.
(Tribunnewsmaker.com/Grid.id/Nindya Galuh Aprillia)