Identitas Pria Tak Bernyawa di Pantai Purnama Gianyar Terungkap, Diketahui Warga Denpasar Bali
Putu Kartika Viktriani August 05, 2026 04:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Misteri penemuan pria yang tewas di bebatuan pemecah ombak Pantai Purnama, Desa/Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, mulai menemukan titik terang.

Aparat Polsek Sukawati kini telah mengantongi identitas korban, namun penyebab pasti kematiannya masih dalam penyelidikan.

Korban diketahui bernama I Kadek Dedi Wiranata, warga Lingkungan Dalem Pemogan, Denpasar.

Identitas tersebut dipastikan berdasarkan Surat Izin Mengemudi (SIM A) yang ditemukan petugas saat proses evakuasi jenazah di lokasi kejadian, Rabu 5 Agustus 2026.

Berdasarkan data pada kartu identitas, korban lahir pada 29 Desember 1991 dan saat ini berusia 35 tahun.

 

Kapolsek Sukawati, Kompol Ketut Wiranata, mengatakan penyidik masih mendalami penyebab kematian korban dengan mengumpulkan berbagai keterangan di lapangan.

Baca juga: KRONOLOGI Pria Bertubuh Gempal Ditemukan Tak Bernyawa di Bebatuan Pantai Purnama Gianyar Bali

Petugas juga berupaya mencari saksi yang diduga sempat melihat aktivitas korban di sekitar Pantai Purnama sebelum ditemukan meninggal dunia.

Selain itu, polisi akan meminta keterangan dari pihak keluarga untuk mengetahui riwayat maupun aktivitas terakhir korban.

"Penyebab kematian maupun kronologis kejadian masih belum diketahui, kami masih mencari saksi-saksi apakah ada yang melihat korban beraktivitas di pantai tersebut," ujarnya.

Sejauh ini, polisi belum dapat memastikan apakah korban meninggal akibat kecelakaan, terseret ombak, atau penyebab lainnya.

Seluruh kemungkinan masih terbuka dan menjadi bagian dari proses penyelidikan.

Meski demikian, dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga korban kemungkinan tidak meninggal tepat di lokasi penemuan jenazah.

Dugaan tersebut muncul berdasarkan sejumlah temuan di lapangan, termasuk kendaraan korban.

"Korban datang ke Pantai Purnama membawa mobil," ujarnya.

Temuan mobil korban di kawasan Pantai Purnama menjadi salah satu petunjuk yang kini sedang didalami penyidik untuk merekonstruksi pergerakan korban sebelum ditemukan tewas di sela-sela bebatuan pemecah ombak.

Hingga kini, aparat kepolisian masih terus mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi guna mengungkap penyebab pasti kematian I Kadek Dedi Wiranata.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.