Bengkulu Tengah Dapat Kuota Revitalisasi 30 Sekolah dari APBN 2026, 5 Sekolah Mulai Dikerjakan
Ricky Jenihansen August 05, 2026 04:54 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Kabupaten Bengkulu Tengah tetap mendapatkan alokasi Program Revitalisasi Sekolah yang bersumber dari APBN Tahun 2026.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bengkulu Tengah, Erriyanto, mengatakan tahun ini daerahnya memperoleh kuota revitalisasi untuk 30 sekolah, jumlah yang lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Meski di tengah efisiensi anggaran saat ini, kita masih bisa melakukan perbaikan sekolah atau melengkapi sarana prasarana sekolah melalui anggaran APBN, yaitu Program Revitalisasi," kata Erriyanto saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Rabu (5/8/2026).

Penetapan Berdasarkan Data Dapodik

Menurutnya, penetapan sekolah penerima program tidak diusulkan secara manual oleh pemerintah daerah, melainkan berdasarkan data yang tercantum dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Melalui data tersebut, pemerintah pusat melakukan verifikasi kondisi sarana dan prasarana setiap sekolah untuk menentukan kelayakan menerima bantuan revitalisasi.

"Yang mendapatkan program revitalisasi diambil dari data Dapodik. Sarana dan prasarana sekolah langsung terkonektivitas dengan pemerintah pusat. Pusat melihat apakah sekolah tersebut layak mendapatkan program revitalisasi atau belum," ujarnya.

Karena itu, Erriyanto meminta seluruh kepala sekolah di Bengkulu Tengah mengisi dan memperbarui data Dapodik secara benar sesuai kondisi riil di lapangan.

"Saya minta kepada seluruh sekolah memberikan data yang riil dan sesuai dengan keadaan sekolah. Data itu menjadi dasar pemerintah pusat dalam menentukan penerima bantuan," katanya.

Lima Sekolah Mulai Direvitalisasi

Ia menjelaskan, meski kuota revitalisasi mencapai 30 sekolah, pelaksanaan pembangunan dilakukan secara bertahap menyesuaikan ketersediaan anggaran APBN.

Saat ini, lima sekolah telah memasuki tahap pelaksanaan revitalisasi, terdiri dari dua SMP dan tiga SD.

Kelima sekolah tersebut yakni SMP Negeri 17 Bengkulu Tengah, SMP Negeri 22 Bengkulu Tengah, SD Negeri 59 Bengkulu Tengah, SD Negeri 80 Bengkulu Tengah, dan SD Negeri 81 Bengkulu Tengah.

"Ada yang sudah berjalan lima sekolah, tetapi ini bertahap karena anggaran pemerintah juga terbatas. Mungkin ketika anggaran APBN tersedia, pembangunan akan langsung dikucurkan untuk sekolah lainnya," pungkas Erriyanto.


© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.