PROHABA.CO, ACEH TIMUR – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh berhasil mengevakuasi seekor Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) yang dalam beberapa waktu terakhir meresahkan warga di Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, pada Selasa (4/8/2026).
Satwa langka yang dilindungi tersebut masuk ke dalam kandang jebak yang dipasang tim petugas di kawasan sosial Desa Jering.
Langkah penanganan ini dilakukan BKSDA Aceh sebagai bentuk respons cepat atas maraknya aduan masyarakat terkait munculnya "Si Loreng" di ruas jalan utama hingga berkeliaran mendekati area permukiman warga.
Meski proses evakuasi membawa angin segar dan rasa lega bagi warga sekitar, ancaman konflik antara manusia dan satwa liar di wilayah tersebut dinilai belum sepenuhnya mereda.
Salah seorang tokoh warga setempat, Samin Alam Taniga atau yang akrab disapa Datu, mengungkapkan bahwa harimau yang berhasil diamankan diperkirakan masih berusia relatif muda.
"Harimau yang masuk ke kandang jebak diperkirakan merupakan anak harimau berjenis kelamin jantan.
Baca juga: Lima Rumah Asrama Polisi di Lamteumen Banda Aceh Rusak Diterjang Angin Kencang Tengah Malam
Baca juga: Warga Nagan Raya Ditemukan Meninggal, Diduga Dimangsa Harimau
Berdasarkan informasi dan pemantauan di lapangan, kami menduga kuat masih ada satu ekor lagi yang kemungkinan merupakan induknya masih berkeliaran di kawasan hutan sekitar Serbajadi," ujar Datu pada Rabu (5/8/2026).
Mengetahui potensi keberadaan sang induk yang masih bebas, Datu mengimbau masyarakat untuk tidak lengah dan tetap menjaga kewaspadaan ekstra, terutama saat beraktivitas di kebun, area hutan, maupun ketika melintasi jalur yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan.
Sebagai upaya antisipasi terjadinya musibah yang tidak diinginkan, masyarakat disarankan untuk senantiasa berhati-hati dan mengutamakan keselamatan.
Jika sewaktu-waktu menemukan jejak, kotoran, atau penampakan satwa liar, warga diminta segera melapor ke perangkat desa setempat atau petugas BKSDA terdekat.
Datu juga berharap pihak BKSDA Aceh tidak langsung menarik personelnya, melainkan terus menggiatkan pemantauan intensif serta patroli berkala di sekitar lokasi demi memastikan wilayah Serbajadi benar-benar aman dari ancaman konflik satwa.
(Serambinews.com/Maulidi Alfata)
Baca juga: Gajah Liar Serang Warga Woyla Timur Aceh Barat Saat Cari Kambing di Kebun Sawit, Korban Selamat
Baca juga: Buaya Predator Muncul di Danau Cot Kala, Warga Pencari Ikan dan Kerang Dilanda Kekhawatiran
Baca juga: 14 Kambing Warga Abdya Mati Diduga Diserang Beruang Madu, Warga Resah
Sumber: SerambiNews.com