TRIBUNNEWS.COM - Persija Jakarta dipastikan menghadapi start yang tidak mudah pada Super League 2026/2027.
Berdasarkan draft jadwal kompetisi yang beredar, Macan Kemayoran langsung bertemu sejumlah lawan berat dalam lima pekan pertama.
Di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong, Persija akan mengawali musim dengan laga tandang ke markas Borneo FC sebelum melakoni duel sarat gengsi kontra Persib Bandung.
Rangkaian pertandingan tersebut menjadi ujian awal bagi Persija yang berambisi mengakhiri puasa gelar liga sejak terakhir kali menjadi juara pada musim 2018.
Persija membuka perjalanan di Super League 2026/2027 dengan bertandang ke Stadion Segiri, Samarinda, menghadapi Borneo FC pada Sabtu (5/9/2026) pukul 19.00 WIB.
Laga tersebut diprediksi berlangsung sulit. Borneo FC datang dengan status runner-up musim lalu setelah mengoleksi poin yang sama dengan Persib Bandung, namun kalah dalam perhitungan head-to-head.
Bermain di kandang Pesut Etam tentu menjadi ujian pertama bagi Shin Tae-yong dalam mengawali kiprahnya bersama Macan Kemayoran di kompetisi domestik.
Baca juga: Draft Jadwal Pekan Perdana Super League 2026/2027: Persib Kandang, Persija Uji Nyali ke Borneo
Tantangan Persija belum berhenti pada pekan pertama.
Hanya berselang sepekan, Rizky Ridho dan kolega sudah harus melakoni laga bertajuk El Clasico Indonesia menghadapi Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Sabtu (12/9/2026).
Persib datang dengan kepercayaan diri tinggi sebagai juara bertahan tiga musim beruntun di bawah asuhan Igor Tolic.
Selain itu, Macan Kemayoran juga memiliki catatan yang kurang baik saat menghadapi rival abadinya tersebut.
Dalam lima pertemuan terakhir di Super League, Persija belum sekalipun mampu mengalahkan Persib dengan rincian empat kekalahan dan satu hasil imbang.
Memasuki pekan ketiga, Persija masih bermain di kandang dengan menjamu Java United FC pada Sabtu (19/9/2026).
Java United merupakan nama baru dari Malut United yang resmi digunakan mulai musim 2026/2027.
Meski berganti identitas, kualitas tim diprediksi tetap kompetitif. Sejak promosi ke kasta tertinggi pada musim 2024/2025, klub tersebut mampu tampil konsisten hingga finis di enam besar klasemen musim lalu.
Setelah jeda internasional, Persija kembali menjalani laga tandang menghadapi PSIM Yogyakarta pada Sabtu (10/10/2026).
Pertandingan di Stadion Sultan Agung diperkirakan tidak akan mudah. Pada musim sebelumnya, Persija hanya mampu membawa pulang satu poin usai bermain imbang 1-1 di markas Laskar Mataram.
Ujian berikutnya datang pada pekan kelima saat Persija bertandang ke markas Persita Tangerang di Indomilk Arena.
Duel bertajuk Derby Jabodetabek atau Derby Plat B tersebut dikenal selalu berlangsung sengit dengan tensi tinggi sepanjang pertandingan.
Lima pertandingan awal ini menjadi fase penting bagi Persija Jakarta. Jika mampu melewati rangkaian laga berat tersebut dengan hasil positif, peluang Macan Kemayoran untuk kembali bersaing di papan atas Super League 2026/2027 akan semakin terbuka.
Pekan 1
Pekan 2
Pekan 3
Pekan 4
Pekan 5
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)