Klarifikasi Lengkap Viral Pemain Jaranan Pukul Pengendara Motor: Sudah Damai Sejak Hari Kejadian
faridmukarrom August 05, 2026 06:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, SRAGEN – Video yang memperlihatkan seorang pemain jaranan diduga memukul pengendara sepeda motor viral di media sosial dan menjadi perbincangan warganet.

Dalam video yang beredar, belum dijelaskan secara rinci lokasi maupun waktu kejadian. Namun berdasarkan video klarifikasi yang diunggah melalui YouTube, insiden tersebut disebut terjadi pada Minggu (2/8/2026) saat pertunjukan kesenian Reog PKW (Putro Kudo Waseso) di wilayah Jatirejo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Pihak Reog PKW menegaskan permasalahan sebenarnya telah diselesaikan secara damai pada hari kejadian. Mereka menyebut potongan video yang viral tidak menampilkan momen permintaan maaf sehingga memunculkan berbagai persepsi negatif di media sosial.

"Jadi memang waktu kemarin itu sudah clear di acara. Saya juga mendengar Pak Le sudah minta maaf, dari pihak reog juga sudah meminta maaf. Nah yang viral itu ada yang dipotong," ujar perwakilan Reog PKW dalam video klarifikasi.

Korban Mengaku Sudah Memaafkan

Dalam video tersebut, korban juga memberikan penjelasan bahwa dirinya tidak lagi mempermasalahkan insiden tersebut.

Ia mengaku tidak menyangka rekaman kejadian itu akan menyebar luas hingga menjadi viral.

"Aku secara pribadi itu nggak ada permasalahan. Sebenarnya itu hal yang biasa, seni ada salah paham. Aku sendiri nggak ngerasa apa-apa, nggak nyangka sampai viral seperti ini."
Korban juga mengungkapkan alasan dirinya menghentikan sepeda motor saat iring-iringan kesenian melintas.

"Aku berhenti itu kan jaranan mengandung magic toh. Kalau aku bablas nggak kontrol, masalahnya ada pengaruh. Kalau aku percaya itu ada magic."

Disebut Masih Keluarga dengan Kelompok Reog

Dalam klarifikasi tersebut, salah seorang anggota tim menjelaskan korban memiliki hubungan keluarga dengan kelompok reog yang tampil.

Mertua korban disebut merupakan pawang dari grup Reog PKW sehingga diyakini tidak ada persoalan berkepanjangan.

"Yakin kalau Suasto ini nggak akan marah. Masalahnya mertuanya juga pawang reog ini."
Korban juga membenarkan bahwa kelompok reog yang tampil merupakan milik mertuanya.

"Aku sebenarnya nggak masalah, hanya emosi spontan. Wong kuwi reoge bapakku, nggak mungkin aku terluka."

Pelaku Minta Maaf dan Teken Surat Damai

Perwakilan Reog PKW menjelaskan insiden bermula ketika pengendara motor berhenti di area pertunjukan lalu tanpa sengaja bertabrakan dengan pemain reog sehingga memicu adu mulut sesaat.

Mereka menegaskan persoalan tersebut telah diselesaikan melalui permintaan maaf dari kedua belah pihak pada hari yang sama.

Dalam surat pernyataan yang dibacakan pada video klarifikasi disebutkan:

"Kejadian tersebut sudah clear atau ada permohonan maaf antar kedua pihak pada hari itu juga. Saya perwakilan Crew Seni Reog Putro Kudo Waseso memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat dan kesenian reog di Sragen dan sekitarnya atas kesalahpahaman terhadap video yang beredar di media sosial."

Video klarifikasi ditutup dengan momen pelaku dan korban saling berjabat tangan serta menandatangani surat perdamaian sebagai tanda bahwa persoalan telah diselesaikan secara kekeluargaan. 
 
(Dewi Larasati/Tribunmataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.