Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 Asal Agam Tiba di Sumbar Setelah Identifikasi DVI
Rahmadi August 05, 2026 07:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 asal Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), akhirnya dipulangkan ke kampung halamannya setelah proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri dinyatakan selesai.

Korban diketahui bernama Rino Eka Putra (48), warga Jorong Tangah Koto, Nagari Sungai Pua, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam.

Jenazah tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 08.00 WIB menggunakan penerbangan dari Jakarta.

Setibanya di Sumatera Barat, jenazah langsung diterima Tim DVI Biddokkes Polda Sumbar sebelum dibawa menuju rumah duka.

Kepala Subbagian Dokpol Biddokkes Polda Sumbar, dr. Eka Purnama Sari, mengatakan pemulangan jenazah dilakukan setelah proses identifikasi selesai dan identitas korban dipastikan melalui metode Disaster Victim Identification (DVI).

"Korban sudah berhasil diidentifikasi melalui pencocokan data antemortem dan postmortem. Setelah dipastikan identitasnya, jenazah kami terima di Bandara Internasional Minangkabau dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga," ujar dr. Eka.

Baca juga: BPS Catat Jumlah Penduduk Miskin di Sumatera Barat Turun Jadi 311,14 Ribu Jiwa pada Maret 2026

Identitas Dipastikan Melalui Pencocokan Data

dr. Eka menjelaskan, proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan data antemortem yang diperoleh dari keluarga dengan data postmortem hasil pemeriksaan terhadap jenazah.

Hasil pemeriksaan menunjukkan data Antemortem (AM) 004 sesuai dengan Postmortem (PM) 004, sehingga identitas korban dipastikan sebagai Rino Eka Putra.

"Metode DVI menjadi standar dalam proses identifikasi korban pada kejadian seperti ini. Pencocokan seluruh data harus sesuai sebelum jenazah dapat diserahkan kepada keluarga," katanya.

Langsung Dibawa ke Agam

Usai diterima di Bandara Internasional Minangkabau, jenazah langsung diberangkatkan menuju rumah duka di Nagari Sungai Pua, Kabupaten Agam, menggunakan ambulans RS Bhayangkara Padang.

Proses pemulangan jenazah melibatkan koordinasi antara Tim DVI Polda Sumbar, Tim DVI Polda Jawa Timur, Basarnas Sumbar, RS Bhayangkara Padang, pihak Bandara Internasional Minangkabau, serta instansi terkait lainnya.

Baca juga: Banjir Padang Berulang, Pengamat Ungkap Alih Fungsi Lahan dan Drainase Jadi Penyebab

Menurut dr. Eka, kolaborasi tersebut dilakukan agar proses pemulangan korban dapat berlangsung cepat sehingga keluarga bisa segera menerima jenazah untuk dimakamkan.

"Begitu jenazah tiba di Sumatera Barat, seluruh proses penerimaan hingga penyerahan kepada keluarga berjalan sesuai prosedur," ujarnya.

Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 sebelumnya terjadi di perairan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Sejumlah korban menjalani proses identifikasi oleh Tim DVI Polri sebelum dipulangkan ke daerah asal masing-masing, termasuk Rino Eka Putra yang berasal dari Kabupaten Agam, Sumatera Barat. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.