Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin
TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Setelah beberapa waktu lalu melakukan kunjungan kerja ke Pulau Dewata memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Kewilayahan Bali, pada Selasa (4/8/2026) kemarin di Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur & Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali menggelar Rakor.
"Menindaklanjuti arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, hari ini (Selasa kemarin) saya memimpin rapat koordinasi strategis bersama Menteri Perhubungan, Kepala KSP, Kepala BAPPISUS, Gubernur Bali, serta jajaran terkait di kantor Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan," ujar Menko AHY.
Ia menambahkan bahwa pertemuan ini fokus membahas langkah konkret pemerataan pembangunan wilayah, khususnya pengembangan kawasan Bali.
"Kami mengkaji secara komprehensif penyiapan infrastruktur transportasi, termasuk optimalisasi bandara dan konektivitas darat serta laut, guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif," imbuhnya.
Baca juga: Tantang Persibdi Final Piala Presiden 2026, Bernardo Tavares Kritik Jadwal Padat: Kami Bukan Mesin
Menurut Menko Infra Agus Harimurti Yudhoyono, langkah ini krusial tidak hanya untuk mengurai kepadatan di Bali dan memastikan kenyamanan para wisatawan, tetapi juga menghadirkan kualitas pariwisata yang berkelanjutan.
Setiap kebijakan yang diambil harus berpijak pada data empiris dan kajian matang di lapangan agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
"Pemerintah terus berkomitmen memperkuat sinergi lintas kementerian dan lembaga demi mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan di seluruh penjuru tanah air, sejalan dengan visi besar kemajuan bangsa," ucapnya.
Baca juga: Update Penemuan Mayat di Pantai Purnama, Polsek Sukawati Beberkan Kondisi Sebelum Ditemukan Tewas
Pada pernyataan pembuka dalam Rakor, Menko AHY menyampaikan semangat dalam pertemuan ini adalah bagaimana Bali sesuai dengan visi besar dari Bapak Presiden Prabowo Subianto dan harapan kita semua, bukan hanya harapan masyarakat Bali, menjadi wilayah yang semakin maju tapi juga sejahtera masyarakatnya.
Ia menambahkan pariwisata Bali sangat menopang pariwisata nasional kita.
"Kita fokus pada aspek konektivitas, karena inbound dan outbound dari Bali itu harus benar-benar membuat para pendatang, termasuk wisatawan mancanegara itu nyaman dan tidak merasa kok Bali menjadi semakin sesak, overcrowded, dan macet di mana-mana," ucap Menko AHY.
Baca juga: Pariwisata Bali Hasilkan Rp176 T, Koster Tekankan Pembangunan Berkelanjutan di Forum APDT 2026
"Semoga tindak lanjut dari pertemuan ini menghadirkan solusi agar Bali semakin maju dan sejahtera," harapnya.
Hadir dalam Rakor tersebut Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhy, Kepala Kantor Staf Presiden Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (BAPPISUS) Aries Marsudiyanto, Gubernur Provinsi Bali Wayan Koster, serta Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa.(*)