Dapur SPPG Haza Al-Zein Musi Rawas Berikan Klarifikasi Terkait Temuan Cacing pada Ompreng MBG
tarso romli August 05, 2026 07:27 PM

 

Baca juga: Viral Siswa Temukan ada Cacing dan Ulat dalam Menu MBG, Ini Kata Koordinator SPPG Musi Rawas

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU — Pihak Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Haza Al-Zein, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas, memberikan klarifikasi resmi terkait informasi yang beredar mengenai dugaan ditemukannya cacing pada daun selada dan ulat buah dalam salah satu ompreng Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala SPPG Dapur Haza Al-Zein STL Ulu Terawas, Septa Arya Nugraha, menyampaikan bahwa pihaknya
menindaklanjuti setiap laporan yang diterima sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga mutu,
keamanan, serta kebersihan makanan yang disalurkan kepada para penerima manfaat.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan. Setiap laporan
yang masuk menjadi perhatian serius bagi kami dan langsung dilakukan evaluasi sesuai dengan prosedur
yang berlaku,” ujar Septa Arya Nugraha kepada wartawan, Rabu (5/8/2026).

Ia menjelaskan, seluruh bahan pangan yang digunakan selama ini telah melalui proses seleksi ketat dari
pemasok terpercaya.

Sebelum diolah, bahan baku, khususnya sayuran segar, wajib melewati tahapan penyortiran, pencucian, serta pemeriksaan berlapis sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diterapkan di dapur SPPG.

Kendati demikian, menurutnya, sayuran segar merupakan produk alami yang tetap memiliki potensi
membawa organisme dari lingkungan asalnya.

Oleh karena itu, pihak dapur terus melakukan evaluasi mendalam dan meningkatkan pengawasan pada setiap tahapan pengolahan guna meminimalkan kemungkinan terulangnya kejadian serupa.

Pengawasan Berkala dan Komitmen Peningkatan Kualitas

Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kabupaten Musi Rawas, Tommy, menegaskan bahwa
seluruh operasional Dapur SPPG Haza Al-Zein selama ini senantiasa berada dalam pengawasan serta
pemantauan berkala sesuai SOP yang berlaku.

“Seluruh proses penyelenggaraan makanan, mulai dari penerimaan bahan baku, penyimpanan, pengolahan,
hingga pendistribusian, dilaksanakan berdasarkan SOP yang telah ditetapkan. Kami juga melakukan
pengawasan dan monitoring secara rutin untuk memastikan kualitas serta keamanan pangan tetap terjaga,”
kata Tommy.

Ia menambahkan, laporan yang beredar akan dijadikan bahan evaluasi menyeluruh guna memperkuat sistem
pengendalian mutu, khususnya pada proses pencucian, penyortiran, dan pemeriksaan akhir terhadap sayuran
sebelum makanan dikemas dan didistribusikan kepada masyarakat.

Pihak SPPG Haza Al-Zein menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dalam
pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Selain mengoptimalkan evaluasi internal, pihak dapur juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat, pihak sekolah, maupun penerima manfaat untuk menyampaikan masukan sebagai bagian dari upaya perbaikan pelayanan secara berkelanjutan.

Dengan adanya klarifikasi resmi ini, Dapur SPPG Haza Al-Zein berharap masyarakat dapat memperoleh
informasi yang utuh, obyektif, serta tetap memberikan dukungan terhadap kelancaran program pemenuhan
gizi nasional di daerah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.