Ronny Hermawan Dorong Kertajati Dikembangkan Jadi Kawasan Ekonomi Terpadu.
Siti Fatimah August 05, 2026 08:30 PM

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Nazmi Abdurrahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Demokrat, Ronny Hermawan, mendorong optimalisasi Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati tidak hanya sebagai bandara komersial, tetapi juga dikembangkan menjadi kawasan terpadu yang mampu menggerakkan perekonomian wilayah sekitarnya.

Dikatakan Ronny, pengembangan BIJB Kertajati harus dilakukan secara menyeluruh dengan menghadirkan berbagai fasilitas penunjang di kawasan bandara.

Langkah itu dinilai penting agar Kertajati memiliki daya tarik sendiri dan tidak terus bergantung pada aktivitas penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma maupun Bandara Soekarno-Hatta.

"Bandara itu harus dimaksimalkan untuk komersial dan juga dijadikan wilayah terpadu. Di sekitarnya bisa dibangun hotel, lapangan golf, mal, restoran, sehingga bisa menjaring tamu dan konsumen. Jangan terus bergantung kepada Bandara Halim dan Soekarno-Hatta," ujar Ronny, Rabu (5/8/2026).

Ronny juga mengusulkan agar kawasan BIJB dilengkapi fasilitas hanggar dan layanan kargo internasional.

Menurutnya, keberadaan infrastruktur tersebut akan memperkuat posisi Jawa Barat sebagai pusat distribusi logistik sekaligus hub transportasi udara bertaraf internasional.

"Bahkan kalau memang perlu dibuat hanggar dan fasilitas pesawat kargo, sehingga bisa melayani kargo internasional. Dengan begitu Jawa Barat bisa terangkat menjadi hub penghubung daerah internasional," katanya.

Dorongan tersebut sejalan dengan upaya pengembangan BIJB Kertajati yang kini terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah daerah di wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Direktur PT BIJB (Perseroda), Ronald Sinaga, mengatakan, sepuluh daerah telah mendeklarasikan komitmen bersama untuk memperkuat operasional Bandara Kertajati, khususnya dalam melayani penerbangan reguler haji dan umrah.

"Deklarasi bersama ini bertujuan memberikan dukungan terhadap operasional Bandara Kertajati dalam melayani penerbangan reguler haji dan umrah, sekaligus menopang konektivitas transportasi, khususnya di wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah," ujar Ronald.

Menurut Ronald, dukungan dari 10 pemerintah daerah itu tidak berhenti pada penandatanganan deklarasi.

Masing-masing daerah akan mengoptimalkan potensi wilayahnya, mulai dari sektor pariwisata, logistik, investasi hingga pemanfaatan layanan transportasi udara untuk meningkatkan aktivitas penerbangan di BIJB Kertajati.

Ia menambahkan, kawasan Bandara Kertajati juga diproyeksikan menjadi pusat industri aviasi, kedirgantaraan, dan pertahanan nasional. 

Karena itu, sinergi pemerintah daerah dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong pengembangan kawasan sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi di wilayah Ciayumajakuning dan perbatasan Jawa Tengah.
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.