TRIBUN-MEDAN.COM,- Menurut prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan, wilayah yang berpotensi diguyur hujan pada Kamis, 6 Agustus 2026 adalah Pakpak Baharat.
Wilayah Pakpak Bharat berpotensi hujan pada sore dan malam hari.
Namun, untuk pagi hari, cuaca Sumut hari ini terpantau berawan.
Ada beberapa wilayah yang memang berpotensi bakal dilanda hujan ringan.
Baca juga: BMKG Perkirakan Wilayah Nias Masih Berpotensi Hujan pada 5 Agustus 2026
Wilayah yang berpotensi bakal dilanda hujan ringan pada pagi hari ini adalah Mandailing Natal, Kepulauan Nias, dan sekitarnya.
"Untuk siang dan sore hari berpotensi hujan ringan di Asahan, Humbang Hasundutan, Kepulauan Nias, Pakpak Bharat, Simalungun, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Langkat, Mandailing Natal, Padang Lawas, dan sekitarnya," kata Endah Paramintam prakirawan cuaca BMKG Wilayah I Medan, dilihat Tribun-medan.com dari instagram BMKG hari ini pukul 06.35 WIB.
Endah mengatakan, untuk malam hari cuaca di Sumut hari ini masih berpotensi dilanda hujan ringan.
Baca juga: Penjelasan BMKG Penyebab Angin Kencang di Wilayah Binjai, Waspada Hujan Disertai Petir
Wilayah yang berpotensi dilanda hujan ringan diantaranya Pakpak Bharat.
Kemudian untuk dinihari cuaca juga masih berpotensi dilanda hujan ringan di beberapa wilayah Sumut.
Wilayah yang berpotensi dilanda hujan ringan pada dinihari nanti adalah kawasan Langkat.
"Suhu udara diperkirakan 15 hingga 34 derajat celcius dengan kelambaban udara 60 hingga 100 persen," kata Endah.
Baca juga: Cuaca Sumut Hari Ini 4 Agustus 2026, BMKG Perkirakan Hujan Bakal Merata
Angin bertiuo dari arah Barat Daya hingga Timur Laut dengan kecepatan 5 hingga 20 Km/jam.
Jika merujuk pada pemantauan citra satelit BMKG pada tanggal 4 Agustus 2026, jumlah titik panas atau hot spot di Sumut terbilang cukup banyak.
Ada sekitar 10 titik panas yang terpantau pada tanggal tersebut.
Baca juga: Cuaca Sumut Hari Ini 3 Agustus 2026 Berpotensi Hujan Ringan Merata Sore dan Malam Hari
Ke 10 titik panas itu ada di Labuhanbatu dan Labuhanbatu Utara.
Kemudian, ada juga terpantau di wilayah Labuhanbatu Selatan.
"Kepada masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap terjadinya hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang di wilayah pantai barat yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor," imbau Endah.(ray/tribun-medan.com)