270 Warga Kepahiang Pilih Mundur Penerima Bansos Usai Pemasangan Stiker 'Keluarga Miskin'
Rita Lismini August 06, 2026 02:54 PM

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan  

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Sebanyak 270 warga Kabupaten Kepahiang memilih mundur dari penerima bantuan setelah Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kepahiang menerapkan pemasangan stiker bertuliskan “Keluarga Miskin” di rumah penerima bantuan sosial. 

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kepahiang, Helmi Johan, mengatakan jumlah tersebut merupakan akumulasi warga yang mengundurkan diri sepanjang tahun 2026. 

"Ada sekitar 270 KPM yang mundur dari penerima bantuan sampai hari ini di 2026," ucap Helmi, Rabu (5/8/2026). 

Menurut Helmi, pengunduran diri tersebut tidak lepas dari penerapan program pemasangan stiker "Keluarga Miskin" yang sebelumnya mulai dilakukan di Desa Kuto Rejo. 

Ia menilai kebijakan tersebut mampu mendorong munculnya kesadaran masyarakat yang merasa sudah tidak layak lagi menerima bantuan pemerintah. 

"Pasti ada dampaknya dari program pemasangan stiker, dibuktikan dengan beberapa warga mundur setelah kegiatan pemasangan stiker di Desa Kuto Rejo," jelas Helmi. 

Meski demikian, Helmi mengatakan pelaksanaan program pemasangan stiker selanjutnya diserahkan kepada masing-masing pemerintah desa. 

Hal itu dilakukan karena keterbatasan anggaran pemerintah daerah yang saat ini masih menerapkan kebijakan efisiensi belanja. 

"Untuk program pemasangan stiker ini kita kembalikan ke desa untuk menjalankannya, karena kondisi anggaran kita yang terbatas atau efisiensi ini," pungkas Helmi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.