Warga Tulungagung Patungan Rp20 Juta Tambal Jalan ke Pantai Sine yang Rusak Bertahun-tahun
Dwi Prastika August 06, 2026 03:49 PM

Laporan Wartawan TribunMadura.com, David Yohanes 

TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Seringnya pengendara terjatuh akibat jalan berlubang membuat warga Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, memilih bertindak sendiri, Kamis (6/8/2026) pagi.

Mereka melakukan penambalan jalan menuju Pantai Sine Tulungagung menggunakan dana hasil patungan warga sebagai upaya mencegah bertambahnya korban kecelakaan.

Kerusakan jalan yang telah berlangsung lebih dari dua tahun itu disebut belum mendapat perbaikan, meski warga telah berulang kali menyampaikan aspirasi kepada pemerintah daerah.

Dengan bantuan lima truk molen berisi adonan beton, warga menutup titik-titik kerusakan yang dianggap paling membahayakan.

Sikap ini diambil warga, karena menilai Pemkab Tulungagung tidak kunjung memperbaiki jalan akses wisata ini.

Padahal salah satu jalan sirip Jalur Lintas Selatan (JLS) ini sudah mengalami kerusakan lebih dari dua tahun.

“Warga melakukan penambalan jalan yang rusak. Fokusnya pada titik yang lubangnya sangat dalam,” ujar salah satu warga,  Yoni Siswanto, Kamis (6/8/2026).

Proyek Jalur Lintas Selatan

Jalur lama ke Pantai Sine ini mulai rusak sejak dimulainya proyek Jalur Lintas Selatan (JLS) Pantai Brumbun-Pantai Sine.

Baca juga: Jalan Krian-Wonoayu Sidoarjo Ditutup 5 Bulan, Proyek Betonisasi Ruas Embong Kali Mulai Dikerjakan

Jalan milik Pemkab Tulungagung ini menjadi akses kendaraan proyek setiap hari.

Sebenarnya kelas jalan tidak sesuai dengan berat kendaraan proyek, namun jalan ini akses satu-satunya.

Pada akhirnya jalan rusak parah dan sering membuat wisatawan maupun warga setempat jatuh karena menabrak lubang di jalan.

“Setiap Minggu pasti ada warga atau wisatawan yang jatuh,” ungkap Yoni.

Pemkab Tulungagung pernah berencana membangun jalan ini di tahun 2026, namun tidak jadi.

Hasil audiensi warga dengan Pemkab Tulungagung, pembangunan akan dilakukan di awal 2027.

Baca juga: Jalan Rusak Disulap Jadi Kebun Pisang, Aksi Protes Warga Pacet Mojokerto Berbuah Respons Pemkab

Sebelum pembangunan, warga minta proses pemeliharaan jalan untuk menutup lubang-lubang yang membahayakan.

“Kami tunggu supaya lubang-lubangnya ditutup, tapi tidak kunjung ada realisasi. Akhirnya kami tutup sendiri,” ucapnya.

Warga Patungan

Jalan yang diperbaiki warga panjangnya sekitar 4 km, dari Wonosari sampai ke JLS Pantai Sine.

Warga patungan mengumpulkan anggaran Rp20 juta untuk tambal sulam jalan ini.

Anggaran itu diwujudkan dengan adonan beton sebanyak lima truk molen.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.