TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Lahan seluas kurang lebih setengah hektar atau 50 are, di Dusun Laba-Laba, Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) terbakar, Kamis (6/8/2026).
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Polman kini berjibaku untuk memadamkan kobaran api.
Sebanyak tiga unit armada Damkar dikerahkan, warga dan petugas terus berupaya memadamkan api.
Baca juga: Refli Sakti Sanjaya Terpilih sebagai Direktur Eksekutif WALHI Sulbar Periode 2026-2030
Baca juga: Program Cetak Sawah Rakyat di Sulbar Ditarget Produksi 10 Ton per Hektare
Sumber api diduga kuat terjadi akibat unsur kesengajaan oleh oknum yang tidak dikenal.
Kobaran api nampak membakar semak belukar, kayu kering, terus meluas hingga picu kepanikan warga.
“Hasil konfirmasi warga sekitar di lokasi, area ini sangat kecil kemungkinannya untuk terbakar secara alami sehingga diyakini sengaja dibakar oleh orang yang belum diketahui identitasnya,” kata kepala Damkar Polman, Imran.
Dia menyebut kobaran api cepat meluas lantaran lahan ini kering terdampak musim kemarau panjang.
Angin yang bertiup kencang di lokasi kejadian juga membuat kobaran api cepat meluas.
Imran menyebut petugas dan warga memutus rantai unsur-unsur api, agar dapat mencegah api meluas.
“Kebakaran lahan ini dapat kita tangani, kita himbau agar warga tidak lagi membakar sampah mengingat saat ini musim kemarau,” ungkapnya.
Untuk diketahui, UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menangani 11 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang tahun 2026, Kamis (6/8/2026).
Munculnya kasus tersebut menandai mulai meningkatnya ancaman kebakaran lahan dan hutan seiring masuknya musim kemarau di wilayah Polman.
Data yang dirangkum UPTD Damkar Polman total kebakaran lahan selama Januari 2026 hingga 3 Agustus 2026 sebanyak 11 kejadian.
Dari 11 kebakaran lahan yang ditangani Damkar Polman, 10 diantaranya terjadi di Kabupaten Polman dan satu kejadian di Kabupaten Pinrang, perbatasan.
Khusus dalam Bulan Juli 2026, UPTD Damkar menangani empat kejadian Karhutla di empat lokasi berbeda.
Kepala Damkar Polman Imran mengatakan dari 11 rangkaian peristiwa Karhutla tak sempat menimbulkan korban jiwa maupun warga mengalami luka-luka.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli