TRIBUNBATAM.id- Royal Betrothal resmi tayang perdana pada 28 Juli 2026.
Kali ini Drama China Royal Betrothal makin menarik banyak penonton.
Banyak hal yang menarik untuk tidak melewatkan drachin Royal Betrothal ini.
Berikut fakta menarik Royal Betrothal yang bisa Anda baca:
Comeback Wu Jinyan dalam membintangi Drama China di 2026.
Royal Betrothal menjadi comeback Wu Jinyan setelah melahirkan.
Baca juga: 7 Fakta Menarik Drama China How Dare You Wajib Masuk Watchlist di Tahun 2026
Dikenal lewat peran-peran perempuan tangguh, ia memerankan Meng Tinghui, seorang perempuan berintelegensi tinggi dari kalangan rakyat biasa mengukir sejarah sebagai sarjana perempuan pertama di Dinasti Daning.
Dedikasi Wu Jinyan pun terlihat dari komitmennya melakoni sendiri adegan di dalam penjara bersama ular hidup meski sempat ketakutan di balik layar.
Sosok kaisar muda yang diperankan Chen Zheyuan
Aktor Chen Zheyuan pertama kalinya memerankan sosok kaisar muda.
Memerankan penguasa yang naik tahta di usia 14 tahun tanpa basis militer maupun pengikut setia, Chen Zheyuan menampilkan pembawaan yang penuh kalkulasi.
Ketelitiannya terlihat dari ritme langkah kaki, gestur duduk, hingga latihan salam istana (chaxuoli) yang ia lakukan berulang kali di sesi siaran langsung demi menangkap beban psikologis seorang penguasa yang terkekang aturan hukum.
Bertemunya Wu Jinyan dan Liang Yongqi
Baca juga: Biodata Lee Jun Young, Pemeran Utama Drama Korea Four Hands Awali Karir Sebagai Idol KPop U-KISS
Drama China Royal Betrothal juga dibintangi Liang Yongqi sehingga, menjadi reuni dengan Wu Jinyan setelah sempat menjadi pasangan suami istri berujung tragedi dalam The Double.
Dalam drama ini, Lian Yonggi berperan sebagai Yin Qing yang awalnya ahli obat-obatan dan suka menyelinap ke Istana, tapi belakangan bekerja sama dengan Meng Tinghui sebagai Biro Inspeksi.
Relasi Wu Jinyan dan Lian Yongqi dalam drama ini benar-benar berbeda dan kontras dari yang mereka tampilkan dalam The Double.
Alur cerita pemberantasan korupsi
Fokus cerita drama ini pada upaya kaisar muda Ying Gua (Chen Zheyuan) menyamar dan lebih dikenal dengan nama He Du saat menyelidiki dugaan korupsi dan penyelundupan senjata prajurit kerajaan.
Ia sudah mengendus bahwa korupsi tersebut terjadi atas pengaruh Perdana Menteri Kiri Xu Ting yang memegang kendali atas enam kementerian dalam pemerintahan.
Kendali tersebut membuat Xu Ting sesungguhnya memiliki kuasa dan pengaruh sangat besar, bahkan secara teknis lebih besar daripada sang Kaisar Muda.
Baca juga: Sabet Rating Tinggi, Intip Alasan Mengapa Drama China Pursuit of Jade Sulit Digeser
Sehingga, korupsi sudah begitu mengakar dan anak buahnya pun sangat loyal kepadanya.
Hal itu yang kemudian membuat Ying Gua berusaha membongkar semuanya dan mencari bukti menguatkan untuk benar-benar mencabut korupsi dan pengaruh Xu Ting hingga ke akar.
Mengusung tema women empowerment
Drama terbaru Wu Jinyan ini pun mengusung tema women empowerment yang sangat kuat.
Wu Jinyan kembali dipercaya untuk memerankan karakter perempuan yang tak memiliki backingan apa pun mencoba melawan ketidakadilan.
Karakternya, Meng Tinghui, merupakan yatim piatu yang ditangkap geng kriminal dan dilatih untuk menjadi pencuri.
Muak dengan situasi itu, Meng Tinghui melakukan perlawanan sendiri yang mengancam nyawanya.
Selama 10 tahun, Meng Tinghui berusaha keras untuk bisa ikut ujian kekaisaran.
Dengan jalan yang tak selalu mulus, ia membuat sejarah dengan menjadi perempuan pertama yang meraih penghargaan "Triple First" dalam ujian kekaisaran.
Melalui karakter Meng Tinghui bersama Shen Zhili (Zhang Nan) dan Yan Fu Zhi (Zhao Zhaoyi), drama ini menunjukkan upaya perempuan bisa berjalan di jenjang karier yang sama dengan laki-laki.
(TribunBatam.id)