Hari Anak Nasional di Kaltara, Ratusan Pelajar dari PAUD hingga SMA Tampil Pakai Busana Daerah
Junisah August 06, 2026 06:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Gelak tawa ratusan anak memenuhi aula Kantor Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) usai pembukaan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tingkat Provinsi Kaltara.

Di tengah keceriaan tersebut, Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, tampak berbaur santai di tengah para pelajar. Ia melayani ajakan berswafoto hingga bercengkerama hangat sebelum menyampaikan pesan krusial terkait masa depan generasi penerus Bumi Benuanta.

Bagi Ingkong Ala, raut bahagia dan senyum yang terpancar dari wajah anak-anak tersebut menjadi pengingat kuat bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh di lingkungan yang aman, sehat, dan penuh kasih sayang.

Sementara untuk anak-anak sendiri terdiri dari berbagai sekolah usia Paud, SD, SMP hingga SMA. Bahkan tidak jarang diantara mereka mengenakan kostum tari hingga busana daerah, sebab akan menampilkan berbagai penampilan menarik dihari spesial ini.

Baca juga: Hari Anak Nasional, DSP3A Nunukan Ajak Semua Pihak Perkuat Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak

Pada kempatan ini, Ingkong Ala menegaskan komitmen Pemprov Kaltara untuk menghadirkan tempat-tempat yang aman bagi anak-anak. Mulai dari kawasan bebas rokok hingga area bermain.

Menurutnya, ini bukan keistimewaan tetapi bagian hak yang harus diberikan kepada anak-anak di Kaltara.

"Melihat senyum anak-anak hari ini mengingatkan kita bahwa mereka semua berhak merasa aman, dicintai, dan didukung untuk meraih cita-citanya," ujar Ingkong Ala.

Dalam kondisi saat ini, Ingkong Ala tidak menampik bahwa tantangan membangun generasi muda di Kaltara memiliki karakteristik tersendiri akibat kondisi geografis yang sangat luas, hingga menjangkau kawasan pedalaman dan perbatasan negara.

Oleh karena itu, ia menekankan agar pemenuhan hak-hak anak—seperti pendidikan berkualitas, akses layanan kesehatan, serta pemenuhan gizi untuk mencegah stunting—harus terdistribusi secara merata tanpa terkecuali.

"Anak-anak di Krayan, Sebatik, maupun Tanjung Selor memiliki masa depan yang sama berharganya. Jangan sampai ada yang merasa tertinggal atau kehilangan kesempatan untuk berkembang," tegasnya.

Baca juga: Hari Anak Nasional, Disdik Nunukan Perkuat Sekolah Ramah Anak dan Bentuk Tim BSAN di Tiap Sekolah

Selain sektor pendidikan dan kesehatan fisik, Ingkong Ala ini juga menaruh perhatian mendalam pada isu perlindungan anak dan kesehatan mental.

Ia meminta pihak sekolah serta lingkungan keluarga untuk betul-betul menjadi benteng teraman bagi anak-anak agar mereka bisa tumbuh percaya diri tanpa bayang-bayang kekerasan maupun aksi perundungan (bullying).

"Bagi anak-anak kami teruslah bermimpi setinggi-tingginya. Jangan takut memiliki cita-cita besar. Jadilah generasi yang tangguh, santun, dan berakhlak mulia. Pemerintah akan terus berupaya membuka jalan agar masa depan kalian semakin baik," pungkasnya.

(*)

Penulis :Desi Kartika Ayu

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.