Ribuan Proposal UMKM Masuk ke Baitul Mal Pidie, Pimpinan DPRK Minta Verifikasi Tepat Sasaran
Faisal Zamzami August 06, 2026 07:03 PM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nazar | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI – Pimpinan DPRK Pidie, T Zulkarnaini SP, menyambut baik proses verifikasi calon penerima bantuan sosial yang akan dilaksanakan Baitul Mal Pidie terhadap ribuan proposal bantuan modal usaha UMKM yang telah masuk.

"Kami menyambut baik proses verifikasi calon penerima bantuan sosial yang akan dilaksanakan Baitul Mal Pidie. Tahapan ini harus menjadi momentum untuk memastikan bahwa setiap bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak," kata T Zulkarnaini kepada Serambinews.com, Kamis (6/8/2026).

Ia menegaskan, penyaluran bantuan sosial tidak boleh dipengaruhi oleh kepentingan apa pun. Penetapan penerima bantuan harus didasarkan pada data yang akurat, kondisi riil di lapangan, serta mengedepankan prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas.

Karena itu, ia meminta Baitul Mal Pidie melibatkan pemerintah gampong, tokoh masyarakat, serta unsur terkait dalam proses verifikasi.

"Kami meminta Baitul Mal agar melibatkan pemerintah gampong, tokoh masyarakat, dan unsur terkait dalam proses verifikasi. Dengan demikian, tidak terjadi salah sasaran maupun kecemburuan sosial di tengah masyarakat," ujarnya.

Baca juga: BMA Salurkan Bantuan Rp27 Juta untuk Korban Puting Beliung dan Keluarga Korban Tenggelam

Menurut politikus Partai Gerindra tersebut, apabila ditemukan data yang tidak sesuai atau adanya dugaan penyimpangan, maka harus segera dilakukan perbaikan sebelum bantuan disalurkan kepada penerima.

Ia menambahkan, DPRK Pidie akan menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan seluruh tahapan penyaluran bantuan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Dana yang dikelola Baitul Mal merupakan amanah umat yang wajib dipertanggungjawabkan, baik secara syariat maupun peraturan perundang-undangan. Dana tersebut harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi fakir miskin, anak yatim, penyandang disabilitas, serta kelompok masyarakat lain yang berhak menerimanya," katanya.

T Zulkarnaini juga mengajak masyarakat untuk mendukung proses verifikasi dengan memberikan informasi yang jujur dan objektif.

"Dengan kerja sama semua pihak, Insya Allah penyaluran bantuan sosial akan lebih tepat sasaran, berkeadilan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Pidie," tuturnya.

Sebelumnya, Baitul Mal Pidie menerima sebanyak 5.700 proposal bantuan modal usaha dari masyarakat untuk program Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Proposal tersebut masuk selama masa pendaftaran yang dibuka mulai 29 Juni hingga 15 Juli 2026. Program bantuan modal usaha ini bersumber dari dana infak dengan total anggaran mencapai Rp5 miliar. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.