Gubernur Babel Pastikan Rencana Pinjaman Bangun RS Jantung dan Stroke Tak Ganggu TPP ASN
Ardhina Trisila Sakti August 06, 2026 07:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Gubernur Provinsi Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani mengatakan rencana peminjaman dana Rp 293 Miliar ke Bank Sumsel Babel tidak mengganggu Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN.

"Rumah sakit dibangun TPP terancam, itu tidak benar. Kita bangun Rumah Sakit tidak mengganggu TPP, tidak mengganggu apapun, karena uang itu bakal saya pinjam ke Bank," kata Gubernur Babel, Hidayat Arsani kepada wartawan di sela dirinya mendampingi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Wihaji, Kamis (6/8/2026) di Pangkalpinang.

Hidayat memastikan rencana Pemprov Babel melakukan peminjam dana ke Bank Sumsel Babel tidak mengganggu TPP ASN.

"Kita bangun Rumah Sakit untuk ibadah. Dan tidak mengganggu uang TPP apapun, uangnya juga saya pinjam ke Bank," lanjutnya.

Terkait adanya beberapa anggota DPRD Babel yang tidak setuju, Hidayat Arsani mengatakan itu merupakan hak prerogatif para anggota dewan.

"Ada beberapa dewan tidak setuju, hak prerogatif dewan. Kita tunggu supaya dewan terbuka hatinya untuk ibadah ini," tutupnya.

Pemerintah Provinsi Bangka Belitung berencana meminjam dana Rp 293 Miliar untuk pembangunan Rumah Sakit Jantung dan Stroke ke Bank Sumsel Babel.

Pengajuan peminjaman telah disampaikan Gubernur ke DPRD Babel dengan nomor surat 903/0567/Bakuda perihal permohonan pembahasan rencana pinjaman daerah.

Selanjutnya dibahas pada tahapan penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027. Dengan rencana nominal dipinjam ke Bank Sumsel Babel (BSB) sebesar Rp 293.312.357.000, dengan jangka waktu pinjaman selama tiga tahun dari 2027 sampai 2029. 

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.