Setelah 995 Senjata Ditemukan, Ternyata Ada Ruang Bunker yang Belum Dibuka di Sekolah Swasta Jaksel
Rr Dewi Kartika H August 06, 2026 07:52 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Sebanyak 995 senjata api, air softgun, dan amunisi ditemukan di sebuah ruangan di sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Tak hanya itu, narkoba jenis sabu dan ganja, alat pembuat peluru, serta kaset film porno juga ditemukan di ruangan yang sebelumnya ditempati eks Ketua Pengurus Yayasan berinisial IWD.

Kuasa hukum pihak sekolah, Hermawanto, mengatakan bahwa masih ada ruangan bunker yang belum terbuka.

"Kami meminta keseriusannya dan tindakannya segera, karena masih ada ruangan yang belum bisa kami buka," kata Hermawanto di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).

Hermawanto mengungkapkan, kunci ruangan bunker tersebut diduga dibawa oleh IWD dan beberapa anak buahnya.

"Jadi ruangan ditemukan senjata itu ruangan yang tertutup, dikunci. Kuncinya dipegang oleh dia dan anak buahnya dia," ungkap dia.

Ia pun meminta Polres Metro Jakarta Selatan untuk mengusut tuntas kasus ini termasuk membantu pihak sekolah membuka bunker yang masih terkunci.

"Kami berharap ruangan itu yang berbentuk seperti bunker, agar segera ditindaklanjuti oleh kepolisian untuk dibuka. Kami berharap tidak ada lagi senjata yang bisa ditemukan di sana," ujar Hermawanto.

Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan, Untung Sangaji, menambahkan bahwa narkoba yang ditemukan adalah jenis sabu dan ganja.

Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti berapa banyak narkoba yang ditemukan.

Ratusan senjata api, airsoft gun, dan amunisi ditemukan di sebuah ruangan di sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan
Ratusan senjata api, airsoft gun, dan amunisi ditemukan di sebuah ruangan di sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Dok Kuasa Hukum Sekolah)

"Sabu-sabu dan dua linting ganja. Nanti tanya sama bagian (penyidik) narkoba itu sudah ditimbang, sudah dibawa oleh mereka," ungkap Untung.

Untung menuturkan, penemuan ratusan senjata itu terungkap saat ia hendak membuka ruangan untuk mengambil kebutuhan siswa.

Saat ruangan tersebut dibuka, Untung terkejut saat mendapati ratusan senjata dan amunisi yang terbungkus rapi.

"Namun tiba-tiba ketika kita membuka kepentingan untuk sekolah ini, kita temukan peralatan yang disebut senjata. Air gun yang bisa membunuh karena larasnya itu polos tidak ada alur," tutur Untung.

Sebelumnya, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo mengatakan, temuan itu terungkap setelah polisi menerima aduan dari masyarakat pada 15 Juli 2026.

"Benar Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima laporan dari masyarakat terkait temuan senjata yang terdiri dari air gun dan senjata api yang tersimpan di salah satu ruangan di yayasan sekolah di Pondok Pinang, Kebayoran Lama," kata Joko, Kamis (6/8/2026).

Joko menyebut penyidik Polres Metro Jakarta Selatan telah membuat laporan polisi (LP) model A sebelum menerima aduan tersebut.

"Sebelum adanya laporan polisi dari masyarakat, Polres Jakarta Selatan telah membuat Laporan Polisi Model A sesaat setelah ditemukannya kejadian tersebut," ujar dia.

Namun, hingga kini polisi belum mengungkap nama sekolah tersebut. Ia menyebut hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan.

"Terhadap perkara saat ini pada tahab penyelidikan," ucap Joko.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.