Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Sa’dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Angin kencang yang melanda Kabupaten Aceh Barat menyebabkan sebuah pohon besar tumbang dan menutupi Jalan Nasional Meulaboh–Banda Aceh, tepatnya di Gampong Lhok Bubon, Kecamatan Samatiga, Kamis (6/8/2026) menjelang siang.
Selain pohon tumbang, sebuah tiang listrik juga roboh sehingga sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas di jalur utama tersebut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 11.50 WIB mengenai pohon tumbang akibat angin kencang yang melintang di badan jalan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Aceh Barat segera mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi kejadian.
Sebanyak tujuh personel diterjunkan dengan dukungan dua unit mobil double cabin dan dua unit mesin pemotong kayu (chainsaw) untuk mempercepat proses evakuasi.
Baca juga: Rumah Warga di Woyla Rusak Tertimpa Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang
Petugas kemudian memotong batang dan ranting pohon yang menghalangi badan jalan sebelum memindahkannya ke lokasi yang aman agar arus kendaraan dapat kembali normal.
Proses evakuasi berhasil diselesaikan dalam waktu sekitar satu jam.
"Alhamdulillah, pada pukul 13.00 WIB penanganan pohon tumbang ini telah selesai dilaksanakan," ujar Teuku Ronal, Kamis (6/8/2026).
Meski pohon telah berhasil dievakuasi, masyarakat yang melintasi jalur Meulaboh–Banda Aceh diminta tetap berhati-hati. Pasalnya, di lokasi kejadian masih terdapat tiang listrik yang roboh dan melintang di sebagian badan jalan.
Saat ini, penanganan terhadap tiang listrik tersebut masih dilakukan oleh petugas PLN untuk memastikan kondisi kembali aman sekaligus mencegah potensi bahaya bagi pengguna jalan.
BPBD Aceh Barat juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama ketika cuaca ekstrem disertai angin kencang.
Pengendara diharapkan mengurangi kecepatan dan mewaspadai potensi pohon tumbang maupun bahaya lainnya yang dapat terjadi sewaktu-waktu selama kondisi cuaca belum sepenuhnya membaik.