Guru SD Kota Jambi Mengadu ke DPRD, Ngaku Alami Dugaan Pelecehan Verbal dan Intimidasi
Heri Prihartono August 06, 2026 07:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Kota Jambi mengadukan dugaan pelecehan verbal dan intimidasi yang dialaminya kepada Anggota DPRD Kota Jambi, Fahrul Ilmi.

Laporan tersebut disampaikan melalui suami korban. Menindaklanjuti pengaduan itu, Fahrul Ilmi langsung mendatangi kediaman guru tersebut pada Kamis (6/8/2026) untuk mendengarkan secara langsung kronologi peristiwa yang dialami korban.

Dalam pertemuan itu, Fahrul juga memastikan kondisi korban yang disebut mengalami tekanan psikologis akibat peristiwa yang dialaminya.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diduga mengalami pelecehan verbal dan intimidasi di lingkungan tempatnya bekerja.

Kondisi tersebut disebut berdampak pada kesehatan mental korban hingga mengalami trauma.

"Sebagai wakil rakyat, saya merasa perlu turun langsung mendengarkan keterangan korban dan keluarganya agar persoalan ini tidak hanya berhenti pada laporan semata," kata Fahrul Ilmi, Kamis (6/8/2026).

Usai mendengarkan keterangan korban, Fahrul meminta Dinas Pendidikan Kota Jambi segera mengambil langkah dengan menemui korban secara langsung agar memperoleh gambaran utuh mengenai persoalan yang terjadi.

Ia juga mendesak Dinas Pendidikan Kota Jambi memanggil kepala sekolah tempat korban bertugas untuk memberikan klarifikasi sehingga seluruh fakta dapat dikumpulkan secara objektif.

Menurutnya, setiap dugaan pelecehan verbal maupun intimidasi di lingkungan pendidikan tidak boleh dianggap sepele dan harus ditangani secara profesional serta transparan.

Ia menilai sekolah seharusnya menjadi lingkungan yang aman dan nyaman, tidak hanya bagi peserta didik, tetapi juga bagi tenaga pendidik dalam menjalankan tugasnya.

Baca juga: Tegur Siswa Merokok, Guru SD di Balikpapan Babak Belur Dikeroyok

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.