TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PSIM Yogyakarta resmi memperkenalkan striker asal Paraguay, Mauro Caballero, sebagai rekrutan anyar untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.
Kehadiran penyerang berpengalaman itu diharapkan mampu meningkatkan produktivitas gol Laskar Mataram setelah lini depan menjadi salah satu pekerjaan rumah pada musim lalu.
Caballero bukan sosok asing di sepak bola internasional.
Penyerang kelahiran 8 Oktober 1994 itu memiliki pengalaman berkarier di sejumlah negara, mulai dari Portugal hingga Iran.
Bekal tersebut diyakini akan membantunya beradaptasi dengan cepat bersama skuad asuhan Jean-Paul van Gastel.
Manajer PSIM Yogyakarta, Iksan Mahar, mengatakan perekrutan Caballero dilakukan untuk menambah ketajaman lini serang sekaligus memberikan lebih banyak opsi bagi tim pelatih.
“Mauro Caballero menjadi bomber baru yang diharapkan mampu menjadi solusi dari minimnya pencetak gol tajam di dalam tim pada musim lalu. Pengalaman panjangnya dari Portugal hingga Iran menumbuhkan harapan kami agar dia bisa menjadi predator berbahaya di kotak penalti lawan-lawan di Super League,” ujar Iksan, Kamis (6/8/2026).
Baca juga: Bocoran Launching Tim PSIM Yogyakarta: Usung Konsep Berbeda, Digelar Akhir Pekan Terakhir Agustus
Dengan bergabungnya Caballero, persaingan di lini depan PSIM Yogyakarta dipastikan semakin sengit.
Ia akan berebut tempat di starting XI bersama dua penyerang asing lainnya, Adrian Dalmau dan Nermin Haljeta.
Menurut Iksan, keberadaan tiga striker berkualitas merupakan bagian dari strategi manajemen untuk menciptakan kompetisi sehat di dalam tim.
Persaingan tersebut diharapkan mampu mendorong setiap pemain tampil maksimal sepanjang musim.
“Kami berharap Caballero bisa menyajikan persaingan sehat dengan Adrian Dalmau dan Nermin Haljeta untuk mengunci posisi penyerang tengah utama dalam skuad coach JP. Selain bersaing sehat, ketiganya diharapkan saling termotivasi untuk meningkatkan level permainan individu,” katanya.
Meski menjadi pemain terakhir yang bergabung di antara ketiga penyerang tersebut, Caballero tetap memiliki peluang yang sama untuk mengamankan tempat utama.
Tim pelatih, kata Iksan, akan menentukan pilihan berdasarkan performa dan kedisiplinan pemain selama menjalani latihan.
“Dengan kualitas tiga penyerang, belum ada yang mendapat jaminan sebagai pilihan utama. Meskipun paling terakhir bergabung dibandingkan Haljeta dan Dalmau, Caballero memiliki waktu yang cukup untuk segera beradaptasi dan membuktikan kualitasnya sebagai pencetak gol ulung,” pungkasnya. (*)