Ibu Sakit Stroke di Ngawi Tewas Diduga Dipukul Anaknya Sendiri
Wiwit Purwanto August 06, 2026 11:32 PM

 

SURYA.CO.ID NGAWI - Seorang perempuan berinisial K (54) ditemukan tewas di gudang belakang rumahnya di Ngawi. Polisi mengamankan anak kandung korban berinisial DN (38) yang diduga menjadi pelaku penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ngawi menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi tewasnya perempuan berinisial K (54) di Desa Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Kamis (6/8/2026).

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama memimpin langsung proses olah TKP guna memastikan penyelidikan berjalan secara menyeluruh.

Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi, mengamankan terduga pelaku, serta mengumpulkan berbagai alat bukti untuk mengungkap kronologi lengkap peristiwa tersebut.

“Terduga pelaku yang juga anak kandung korban telah kami amankan,” ungkap Kasatreskrim Polres Ngawi, AKP Pras Ardinata, Kamis (6/8/2026).

Baca juga: 4 Siasat Licik Anak Angkat Bunuh Ayah Ajak Kekasih, Dendam Masa Kecil hingga Sakit Hati Jadi Motif

Polisi Temukan Kayu Diduga Jadi Alat Penganiayaan

Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan sebatang kayu yang diduga digunakan untuk menganiaya korban. Selain itu, sejumlah bilah sabit juga diamankan dari gudang tempat jasad korban ditemukan.

"Kasus ini masih kami dalami. Korban mengalami luka di bagian kepala. Barang bukti juga kami amankan,” kata AKP Pras saat dikonfirmasi TribunJatim.com.

Penyidik turut meminta keterangan dari sejumlah warga yang diduga mengetahui kejadian tersebut.

Menurut hasil pemeriksaan awal, korban diketahui menderita stroke sehingga diduga tidak mampu memberikan perlawanan saat mengalami penganiayaan.

“Korban sendiri diketahui sedang menderita stroke sehingga tidak mampu melawan saat diduga dianiaya. Itu keterangan awal,” papar AKP Pras.

Baca juga: Imbas Pria Pasuruan Tewas saat Ditangkap Polisi, Warga Geruduk Polsek, Polisi Minta Maaf Janji Ini

Korban Ditemukan Suami di Gudang Belakang Rumah

Peristiwa tragis itu pertama kali diketahui suami korban, Suparno, sepulang dari sawah sekitar pukul 07.30 WIB.

Kepala Dusun Pudak, Santoso, mengatakan Suparno menemukan istrinya telah tergeletak tidak bernyawa di gudang belakang rumah.

“Saat memasuki gudang di belakang rumah,suami korban mendapati istrinya sudah tergeletak tak bernyawa,” ungkap Santoso, Kamis (6/7/2026).

Korban ditemukan dengan luka di bagian kepala yang diduga akibat pukulan benda tumpul.

“Ada luka begitu di bagian kepala tadi saya lihat. Kayaknya bagian kepala, iya di kepala,” papar Santoso ketika dikonfirmasi TribunJatim.com.

Santoso menambahkan, berdasarkan keterangan Suparno, korban diduga telah dianiaya sejak Rabu (5/8/2026). Karena khawatir, korban sempat disembunyikan di gudang belakang rumah.

“Namun saat suaminya pergi ke sawah, pelaku menemukan korban dan diduga kembali menganiayanya hingga meninggal dunia," katanya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.