TRIBUNNEWS.COM - Kontroversi yang berada di sekitar FIFA dalam beberapa waktu terakhir pada akhirnya membuat beberapa asosiasi sepak bola bereaksi.
Terbaru, salah satu federasi paling terpandang di dunia, FA (Inggris), akhirnya menyatakan sikapnya terhadap Gianni Infantino.
Dikutip dari Guardian, FA Inggris resmi mencabut dukungan kepada Infantino yang ingin mencalonkan diri sebagai Presiden FIFA lagi untuk periode keempat pada 2027 mendatang.
FA tak puas dengan segala akrobat kebijakan yang dilakukan FIFA dalam beberapa waktu terakhir, termasuk soal Piala Dunia dan penjualan hak komersialnya.
Pembentukan FIFA Forwards Enterprise (FFE) memperparah krisis kepercayaan kepada FIFA yang sudah mulai terjadi sejak Piala Dunia lalu.
Menurut laporan Guardian, FA resmi mencabut dukungan kepada Gianni Infantino pada 6 Agustus waktu setempat.
Baca juga: Mengapa Gianni Infantino Mendadak Gelar Rapat Darurat? FIFA Sedang Diguncang Krisis
FA mengikuti jejak Federasi Sepak Bola Wales yang sudah terlebih dahulu mencabut dukungannya kepada Infantino.
Pernyataan yang dibuat FIFA setelah mereka menggelar rapat darurat di Rabat, Maroko, sepertinya tak memberikan dampak apapun.
Masih banyak federasi yang tak tergerak kembali memberikan kepercayaan kepada FIFA era Infantino.
Keputusan berani FA untuk mencabut dukungan kepada Infantino membuat mereka kemungkinan mendapatkan sanksi.
Pasalnya hal itu berkebalikan dengan keputusan dewan senior FIFA yang masih memberikan dukungan kepada Infantino.
Mereka masih memberikan kepercayaan kepada Infantino untuk memimpin FIFA setidaknya hingga pemilihan Presiden yang berlangsung pada 2027 mendatang.
Setelah mendapatkan keputusan itu, FIFA langsung menyebarkan hasil rapat kepada para anggotanya.
Melalui Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstorm, FIFA mengirimkan surat resmi yang berisi keputusan rapat dan sekaligus permintaan maaf organisasi atas keteledoran yang terjadi.
FIFA menggaransi hal semacam itu tak akan pernah terjadi lagi di masa depan.
FIFA menyatakan dalam pertemuan itu, keteledoran terkait FIFA Forwards Enterprise atau FFE telah diakui.
Mereka juga mengatakan bukan menjadi niat organisasi untuk membuat Dewan FIFA maupun asosiasi-asosiasi anggota merasa dikesampingkan dari proses dan pembahasan terkait proposal kontroversial tersebut.
Baca juga: Luis Figo Desak Infantino Mundur dari FIFA: Saatnya Selamatkan Sepak Bola
Organisasi juga mengakui semestinya proses itu ditangani dengan cara yang berbeda.
Disebutkan bahwa FIFA memberi iming-iming uang 30 juta Poundsterling kepada federasi yang memberikan dukungan kepada FFE.
Namun hal itu tak terlalu mempan untuk membendung arus protes yang terus muncul dari berbagai federasi sepak bola.
Di tengah gelombang protes itu, FIFA mengeluarkan pernyataan tegas yang juga terdapat dalam surat yang didistribusikan.
Mereka mengaku tak akan lagi memberikan toleransi kepada serangan-serangan yang mengancam integritas dan struktur pemerintahan FIFA yang bersih.
FIFA disebut tak akan berpikir dua kali untuk menyeret pihak-pihak tersebut ke jalur hukum jika terus memberikan ancaman terhadap nama dan reputasi mereka.
Ide Infantino untuk membentuk badan baru bernama FIFA Forwards Enterprise bak menjadi senjata makan tuan bagi dirinya sendiri.
Sejak adanya wacana badan dan komersialisasi Piala Dunia, dukungan kepada Infantino banyak berubah menjadi pertentangan.
(Tribunnews.com/Guruh)