TRIBUNNEWS.COM - Perburuan pemain baru Real Madrid di bursa transfer kali ini kembali membuahkan hasil.
Niatan Real Madrid mendatangkan Yan Diomande pada akhirnya bisa terwujud setelah mereka berhasil mencapai kesepakatan dengan RB Leipzig.
Real Madrid dan RB Leizpig sepakat dengan harga 140 juta Euro atau Rp 2,89 triliun untuk transfer Diomande.
Mahar transfer yang luar biasa ini membuat Real Madrid kembali masuk ke buku rekor.
Mereka menjadikan Diomande sebagai pemain Afrika termahal dalam sejarah bursa transfer sepak bola.
Rekor tersebut sudah lama tidak tercipta lagi, kurang lebih selama 7 tahun lamanya.
Baca juga: Arsenal Gigit Jari, Vinicius Jr Resmi Perpanjang Kontrak dengan Real Madrid hingga 2032
Hal itu lantaran pemain Afrika terakhir yang memecahkan rekor transfer dunia adalah Nicolas Pepe.
Saat itu Arsenal memecahkan rekor transfer pemain Afrika dengan mendatangkan Pepe dari Lille dengan mahar 72 juta Poundsterling di tahun 2019.
Diomande lantas datang dengan status yang lebih mentereng untuk menggusur Pepe dari buku sejarah.
Kedatangan Diomande ke Real Madrid juga menjadikan dirinya pemain termahal keempat dalam sejarah sepak bola.
Nilai transfernya hanya kalah dari Neymar saat pindah dari Barcelona ke PSG, Kylian Mbappe dari Monaco ke PSG, dan Alexander Isak dari Newcastle ke Liverpool saja.
El Real pastinya lega setelah memastikan transfer ini benar-benar terjadi.
Pasalnya pemain yang masih berusia 19 tahun itu benar-benar menjadi primadona pada bursa transfer kali ini.
Diomande setidaknya menjadi rebutan dari beberapa klub, seperti Liverpool dan PSG, yang sama-sama pernah melemparkan tawaran resmi juga.
Namun RB Leipzig kala itu menolak tawaran tersebut lantaran dianggap masih terlalu rendah.
Benar saja, kesabaran mereka mendapatkan imbalan besar dari Real Madrid yang bersedia memenuhi permintaan biaya 140 juta Euro sebagai mahar kepindahannya.
Diomande sangat senang dirinya akhirnya bisa berkarier di Real Madrid.
Menurutnya, bermain bagi Real Madrid adalah mimpi yang terwujud baginya.
"Ini adalah momen di mana mimpi masa kecil saya berubah menjadi kenyataan," kata Diomande dikutip dari BBC.
"Saya juga berterima kasih kepada manajemen RB Leipzig yang membuat kepindahan saya ini menjadi kenyataan."
"Kepada para suporter, siapa tahu kita akan berjumpa lagi di Liga Champions," paparnya.
Langkah Real Madrid untuk merekrut Diomande mencerminkan komitmen klub dalam mendatangkan talenta-talenta muda elite sebelum mereka mencapai puncak performanya.
Di usia yang baru 19 tahun, winger asal Pantai Gading itu telah menjadi salah satu prospek paling menjanjikan di dunia sepak bola berkat kecepatan eksplosif, kemampuan menggiring bola, kreativitas, serta kontribusinya yang besar dalam serangan.
Setelah mencetak 13 gol dan menyumbang 10 assist di semua kompetisi pada musim penuh pertamanya di Eropa bersama Leipzig, Diomande menarik minat sejumlah klub besar.
Penampilan impresifnya sepanjang musim membuat beberapa klub papan atas berlomba-lomba untuk mendapatkan tanda tangannya.
Salah satu keunggulan terbesar Diomande adalah fleksibilitasnya.
Ia sama nyamannya bermain di kedua sisi sayap, mampu menciptakan peluang, melewati lawan dalam situasi satu lawan satu, memiliki kemampuan menggiring bola yang sangat baik, serta mampu memberikan kontribusi dalam bentuk gol.
Dari sisi kiri, ia mampu bergerak menusuk ke dalam menggunakan kaki kanan favoritnya untuk mengancam gawang lawan. Sementara itu, saat bermain di sisi kanan, ia dapat memanfaatkan kecepatan serta kemampuan umpan silangnya untuk menciptakan peluang bagi rekan-rekan setimnya.
(Tribunnews.com/Guruh)