Disbun Fakfak Perkuat Hilirisasi Pala Tomandin lewat Pelatihan Literasi Usaha 5 KUPS
Hans Arnold Kapisa August 07, 2026 09:44 AM

 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK – Menuju hilirisasi berkelanjutan, Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Fakfak bersama Yayasan EcoNusa dan KPHK Unit XVI Fakfak menyelenggarakan Pelatihan Literasi Usaha dan Pengelolaan Keuangan.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari (6-8 Agustus) menyasar lima Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Kabupaten Fakfak Papua Barat.

Kepala Disbun Fakfak, Widhi Asmorojati, mengatakan pelatihan ini bertujuan memperkuat kelembagaan ekonomi masyarakat berbasis perhutanan sosial sekaligus mendukung pengembangan komoditas unggulan daerah.

“Melalui pelatihan ini, lima KUPS berbasis Pala Tomandin dipersiapkan menjadi kelompok usaha mandiri, profesional, dan berdaya saing,” ujar Widhi, Jumat (7/8/2026).

Lima KUPS binaan yang terlibat yakni Kampung Offie, Pangwadar, Mananmur, Wartutin, dan Sipatnanam.

Baca juga: Disbun Fakfak Rampungkan Inventarisasi CPCL Peremajaan Kelapa 75 Hektare

Mereka didorong untuk mengelola kebun pala hingga menghasilkan produk olahan bernilai tambah.

Materi pelatihan mencakup literasi keuangan, pembukuan sederhana, perencanaan bisnis, manajemen produksi, strategi pemasaran, serta tata kelola kelembagaan usaha.

Bekal tersebut diharapkan meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi usaha sehingga KUPS dapat berkembang menjadi kelembagaan ekonomi masyarakat yang kuat.

Selain itu, Widhi juga menyampaikan materi “Arah Pengembangan Komoditas Pala di Kabupaten Fakfak” sebagai pedoman bagi KUPS.

Pengembangan pala tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga membangun rantai nilai dari hulu hingga hilir melalui penyediaan bibit unggul, pendampingan petani lewat program Gertak, penanganan pascapanen sesuai standar mutu, pengolahan produk, branding, sertifikasi, hingga penguatan Indikasi Geografis (IG).

Sinergi Hilirisasi Pala

Kolaborasi antara Disbun Fakfak, Yayasan EcoNusa, dan KPHK Unit XVI Fakfak menjadi wujud nyata sinergi mendukung hilirisasi komoditas Pala Tomandin.

Komitmen bersama mencakup peningkatan kapasitas kelembagaan KUPS, kualitas SDM, akses pembiayaan, kemitraan usaha, fasilitasi sarana pascapanen, hingga lahirnya produk olahan pala yang mampu bersaing di pasar.

Salah satu produk olahan pala yang difasilitasi EcoNusa kini telah dipasarkan di Outlet Bandara Deo Sorong sebagai etalase promosi produk unggulan Papua Barat.

Kehadiran produk tersebut menjadi langkah awal memperluas akses pasar sekaligus memperkenalkan kualitas Pala Tomandin Fakfak kepada wisatawan dan pelaku usaha.

Baca juga: Dinas Perkebunan Fakfak Sosialisasi SNI Pala Tomandin untuk Perkuat Daya Saing

Widhi juga menyampaikan apresiasi atas dukungan EcoNusa dalam memperkuat kapasitas KUPS.

Ia berharap pendampingan berkelanjutan dapat menghasilkan produk unggulan berkualitas, berdaya saing, dan bernilai tambah.

“Outlet yang telah dibentuk bukan hanya ruang promosi, tetapi juga pusat pemasaran produk lokal Papua untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi berbasis sumber daya lokal,” tegasnya.

Ke depan, ketiga lembaga berkomitmen memperkuat KUPS melalui peningkatan mutu produk, pengembangan rumah produksi, fasilitasi sarana pascapanen, digitalisasi usaha, serta perluasan jaringan pemasaran.

Diharapkan lima KUPS binaan tersebut mampu menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat berbasis perhutanan sosial dan mempercepat hilirisasi Pala Tomandin Fakfak menuju Fakfak sebagai pusat pala unggulan berdaya saing.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.