PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Dalam kunjungannya ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Wihaji meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangkalbalam di kawasan Lontong Pancur, Kecamatan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, Kamis (6/8/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok sasaran khusus atau 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.
Setibanya di lokasi, Wihaji langsung memasuki area SPPG Pangkalbalam. Meski proses memasak dan distribusi makanan untuk prorgam MBG telah selesai dilakukan, ia tetap meninjau setiap tahapan pelayanan, mulai dari alur kerja, fasilitas, hingga menu makanan yang didistribusikan kepada penerima manfaat.
Dalam peninjauan tersebut, Wihaji didampingi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fazar Supriadi Sentosa, Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna, dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung maupun Kota Pangkalpinang.
Wihaji mengatakan kunjungannya ke Bangka Belitung merupakan bagian dari pelaksanaan tugas sesuai Peraturan Presiden Nomor 115, khususnya yang berkaitan dengan pelaksanaan program MBG bagi kelompok 3B.
"Hari ini saya kunjungan hari kedua ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sesuai dengan kewenangan kami di Perpres 115 Pasal 47 yang berkenaan dengan MBG khusus 3B," kata Wihaji kepada awak media usai peninjauan.
Dari hasil peninjauan, Wihaji menilai operasional SPPG Pangkalbalam telah berjalan sesuai prosedur.
"Setelah kita cek, standarnya bagus, protapnya dilaksanakan. Semua layanan yang saya lihat sudah sesuai standar," ujarnya.
Secara nasional, kata Wihaji, program MBG hingga saat ini telah menjangkau lebih dari 9,6 juta penerima manfaat.
Khusus di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tercatat sebanyak 33.852 ibu hamil, ibu menyusui, dan balita telah menerima manfaat program MBG.
"Karena itu, kita pastikan dari 33.852 penerima manfaat ini berjalan dengan baik. Salah satunya kami cek langsung di SPPG Pangkalbalam. Di sini saya mendapat laporan ada 498 penerima manfaat MBG khusus 3B," ujar Wihaji.
Dia mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan agar pelaksanaan program tidak hanya berhenti pada tataran laporan, tetapi harus dipastikan langsung di lapangan.
"Yang diminta Bapak Presiden itu jangan banyak diskusi, jangan banyak lokakarya. Turun ke lapangan, cek. Kalau ada masalah segera diselesaikan. Kita pastikan penerima manfaatnya tepat, kemudian asupan gizinya sesuai," katanya. (t2)