TRIBUNPALU.COM - Dalam dua hari terakhir dua wilayah di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah dilanda bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Kebakaran pertama terjadi di perbatasan antar Desa Mayayap dan Desa Trans Mayayap.
Kapolsek Bualemo Polresta Banggai, IPTU Alwi Polii mengonfirmasi Api mulai membara Rabu (5/8/2026) pukul 10.00 Wita.
Mobil tangki berkapasitas lima ribu liter dikerahkan ke lokasi kebakaran.
"Bantuan armada dari BPBD Banggai akhirnya tiba di lokasi sekitar pukul 18.30 WITA," terang Alwi
Api yang merembet cepat membuat petugas harus bekerja ekstra karena hanya berjarak tinggal 200 meter dari pemukiman.
Proses pemadaman berakhir Rabu sekitar pukul 22:00 Wita atau 12 jam sejak kebakaran diketahui.
Baca juga: Wagub Reny Luncurkan 100 Agen Perisa, Perluas Cakupan Jamsostek di Sulteng
Kapolsek memperkirakan total luas areal terbakar sekitar 10 hektare.
"Kami masih siaga di Desa Trans Mayayap untuk terus memantau perkembangan dam kondisi di lapangan," katanya.
Baca juga: Resmikan Rute Palu–Guangzhou, Gubernur Anwar Hafid Sebut Penantian Panjang Masyarakat Terjawab
Sebelumnya, Karhutla juga melanda Desa Tikupon, Bualemo, Kamis (30/7/2026).
Ketika api masih membara di Desa Mayayap dan Desa Trans Mayayap, Karhutla dilaporkan terjadi di Desa Toipan, Kecamatan Pagimana.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banggai, Moh Rifai Mahiwa, melaporkan menurunkan petugas, Kamis (6/8/2026) pukul 19.30 Wita.
Kepala Desa Toipan menginformasikan Karhutla mulai terjadi sekitar pukul 14.00 Wita dintiga titik api.
Lokasi kebakaran diperkirakan berjarak sekitar 4 kilometer dari kawasan permukiman warga.
Desa Toipan dan Mayayap hanya berjarak sekitar 53 Kilometer, ditempuh selama satu jam. (*)