Capt. M. Mauludin: Charter Flight Palu–Guangzhou Buka Jalur Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Tengah
Regina Goldie August 07, 2026 11:08 AM

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar, Capt. M. Mauludin, mewakili Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI, menyampaikan bahwa penerbangan charter internasional perdana rute Palu–Guangzhou, China, menjadi momentum penting dalam memperkuat konektivitas Sulawesi Tengah dengan pasar internasional.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada acara Launching Penerbangan Internasional Perdana di Bandara Internasional Mutiara Sis Al-Jufri Palu, Kamis (6/8/2026) malam.

Menurutnya, pembukaan penerbangan charter tersebut bukan sekadar menghadirkan jalur penerbangan baru, tetapi membuka akses pertumbuhan ekonomi yang akan menghubungkan potensi Sulawesi Tengah secara langsung dengan pasar global.

“Hari ini kita tidak sekadar membuka sebuah jalur penerbangan, namun sedang membuka jalur pertumbuhan yang menghubungkan potensi Sulawesi Tengah secara langsung dengan pasar internasional,” ujarnya.

Ia mengatakan, Sulawesi Tengah memiliki potensi besar di sektor industri, perdagangan, investasi, pariwisata, serta komoditas unggulan yang membutuhkan dukungan konektivitas udara yang cepat, efektif, dan berkelanjutan.

Baca juga: 66 Pelajar Terpilih Jadi Paskibraka Morowali 2026, Naik Dua Kali Lipat dari Tahun Sebelumnya

Dengan hadirnya penerbangan langsung menuju Guangzhou, salah satu pusat perdagangan terbesar di China dan Asia, waktu perjalanan menjadi lebih singkat sehingga diharapkan mampu memperlancar mobilitas pelaku usaha, masyarakat, serta memperluas akses pasar bagi produk-produk daerah.

“Konektivitas merupakan kunci transformasi. Penerbangan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan industri, investasi, perdagangan, dan kerja sama ekonomi yang lebih luas,” katanya.

Capt. Mauludin menjelaskan, penerbangan tersebut akan dilayani menggunakan pesawat Boeing 737-800 dengan frekuensi satu kali penerbangan setiap hari dari Bandara Internasional Mutiara Sis Al-Jufri Palu menuju Guangzhou.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, pemerintah daerah, PT Sentosa Cahaya Kemilau, Garuda Indonesia, Kementerian Perhubungan, AirNav Indonesia, Angkasa Pura, Bea Cukai, Imigrasi, Balai Karantina, serta seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya penerbangan internasional perdana tersebut.

Ia berharap rute Palu–Guangzhou menjadi awal kerja sama yang lebih luas dalam pengembangan penerbangan internasional dari Sulawesi Tengah, sekaligus mendorong peningkatan pergerakan penumpang, arus barang, dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pada akhirnya, konektivitas bukan hanya menghubungkan dua kota, tetapi mempertemukan potensi daerah dengan pasar dunia serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi di masa mendatang,” tutupnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.