Perbandingan Kunjungan Wisatawan ke Kabupaten/Kota di NTB Juni 2026, Kota Bima Melesat
Wahyu Widiyantoro August 07, 2026 11:04 AM

TRIBUNLOMBOK.COM — Kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Juni 2026 menunjukkan tren positif.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB per 3 Agustus 2026, total kunjungan wisnus ke seluruh kabupaten/kota di provinsi ini mencapai 1.368.707 orang, naik 2,73 persen dibandingkan Mei 2026 yang tercatat sebanyak 1.332.393 orang.

Jika dibandingkan secara tahunan, capaian Juni 2026 ini juga tumbuh 5,71 persen dibandingkan periode yang sama pada Juni 2025.

Kota Mataram dan Lombok Barat Teratas

Dari sepuluh kabupaten/kota di NTB, Kota Mataram menjadi daerah tujuan wisnus terbanyak dengan 341.543 kunjungan, sekaligus mencatatkan pertumbuhan bulanan (month-to-month) sebesar 7,18 persen. 

Posisi ini menegaskan peran Mataram sebagai pusat mobilitas sekaligus gerbang utama wisatawan yang berkunjung ke NTB.

Baca juga: Neraca Perdagangan NTB Juni 2026 Surplus 76,45 Juta Dolar, Tembaga Jadi Andalan Ekspor

Di posisi kedua, Kabupaten Lombok Barat membukukan 284.438 kunjungan dengan pertumbuhan 3,40 persen dibandingkan bulan sebelumnya. 

Disusul Lombok Timur di posisi ketiga dengan 211.257 kunjungan, kemudian Lombok Tengah dengan 187.612 kunjungan, dan Lombok Utara dengan 108.528 kunjungan.

Sementara itu, Kabupaten Sumbawa mencatat 67.455 kunjungan, Kabupaten Bima 48.357 kunjungan, Kota Bima 45.571 kunjungan.

Sumbawa Barat 37.562 kunjungan, dan Dompu berada di posisi juru kunci dengan 36.385 kunjungan.

Kota Bima Cetak Pertumbuhan Tertinggi

Meski dari sisi jumlah masih tergolong kecil, Kota Bima mencatatkan pertumbuhan kunjungan tertinggi di antara seluruh kabupaten/kota di NTB pada Juni 2026, yakni sebesar 19,70 persen dibandingkan Mei 2026.

Tren kenaikan signifikan turut terjadi di Kabupaten Sumbawa dengan pertumbuhan 13,12 persen dan Kabupaten Bima sebesar 10,99 persen. 

Lombok Timur dan Lombok Tengah Alami Penurunan

Dua kabupaten di Pulau Lombok justru mencatatkan penurunan kunjungan pada Juni 2026. 

Kabupaten Lombok Timur mengalami penurunan paling tajam sebesar 7,15 persen, sementara Kabupaten Lombok Tengah turun 2,97 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Penurunan di dua wilayah ini menjadi catatan tersendiri, mengingat Lombok Tengah merupakan lokasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi utama wisatawan di NTB.

Kota Mataram dan kabupaten-kabupaten di Pulau Lombok masih mendominasi dari sisi volume kunjungan, sementara wilayah Pulau Sumbawa justru menunjukkan laju pertumbuhan pada Juni 2026.

Potensi pemerataan kunjungan wisatawan ke wilayah timur NTB mulai terbuka, meski secara keseluruhan pusat pariwisata provinsi ini masih terkonsentrasi di Pulau Lombok, khususnya Kota Mataram dan Lombok Barat.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.