TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Anggota Komisi V DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jambi, Edi Purwanto, memastikan akan memperjuangkan pembangunan pengaman tebing atau turap Sungai Batanghari di Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi.
Komitmen itu disampaikan setelah Edi meninjau langsung lokasi abrasi bersama Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, Kamis (6/8/2026).
Peninjauan dilakukan menyusul laporan longsor yang mengancam sejumlah fasilitas publik, seperti Pos Pemadam Kebakaran (Damkar), instalasi PDAM, Kantor Lurah Pasir Panjang, hingga permukiman warga di bantaran Sungai Batanghari.
Edi mengatakan, kunjungan lapangan diperlukan untuk melihat secara langsung tingkat kerusakan sekaligus memetakan kebutuhan penanganan yang harus menjadi prioritas.
"Saya menerima laporan longsor yang mengancam beberapa fasilitas penting dan permukiman warga. Karena itu saya memilih melihat langsung kondisinya. Dengan turun ke lapangan, kita bisa mengetahui kebutuhan yang sebenarnya dan menentukan langkah penanganan yang tepat," ujar Edi Purwanto.
Berdasarkan hasil peninjauan, ia menilai pembangunan turap sudah menjadi kebutuhan mendesak mengingat abrasi Sungai Batanghari terus mengikis tebing dan berpotensi menimbulkan kerusakan yang lebih luas.
Menurut Edi, keberadaan pengaman tebing tidak hanya berfungsi melindungi aset pemerintah, tetapi juga menjaga keselamatan masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai.
Ia menegaskan akan membawa aspirasi tersebut ke tingkat pusat agar dapat memperoleh dukungan anggaran pembangunan.
Namun, ia mengingatkan bahwa usulan tersebut harus didukung dengan kelengkapan administrasi dan dokumen teknis sesuai ketentuan.
"Harapan kami pembangunan ini bisa segera direalisasikan. Jika seluruh persyaratan teknis terpenuhi, kami akan mendorong agar penganggarannya dapat masuk dalam prioritas tahun depan sesuai kemampuan fiskal pemerintah," katanya.
Edi menjelaskan, dokumen perencanaan dan desain teknis menjadi syarat utama agar usulan pembangunan turap dapat dibahas dan memperoleh dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.
Menurutnya, semakin siap dokumen yang disusun pemerintah daerah, semakin besar peluang proyek tersebut masuk dalam daftar prioritas pembangunan nasional.
Ia juga menilai kawasan Pasir Panjang memiliki posisi strategis karena berada di sepanjang aliran Sungai Batanghari dan menjadi lokasi berbagai fasilitas pelayanan publik yang setiap hari dimanfaatkan masyarakat.
Karena itu, Edi berharap sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Jambi dapat mempercepat realisasi pembangunan pengaman tebing sehingga abrasi tidak terus meluas dan mengancam infrastruktur maupun permukiman warga. (Tribun Jambi/M Yon Rinaldi)
Baca juga: Jalan Alternatif Jambi-Palembang untuk Hindari Macet di KM 17 Banyuasin
Baca juga: Kronologi Jemaah Umrah Jambi Terkatung-katung di Bandara Jakarta, Berujung Batal Umrah