Farhan Minta Ada Patroli 24 Jam di Area SDN Bojongloa Bandung, Antisipasi Gerbang Digembok Lagi
Seli Andina Miranti August 07, 2026 02:11 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, langsung menyiapkan langkah antisipasi untuk SD Negeri 026 Bojongloa di Jalan Cibaduyut, Kelurahan Kebon Lega, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat, agar tidak kembali digembok ahli waris.

Sebelumnya, gerbang sekolah tersebut digembok ahli waris pada Kamis (6/8/2026) hingga 945 siswa tidak bisa belajar dan harus kembali pulang ke rumah. Namun, pada Jumat (7/8/2026), aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah itu sudah kembali normal.

Farhan mengatakan, untuk antisipasi agar tidak ada lagi penggembokan gerbang sekolah oleh pihak ahli waris, pihaknya sudah memerintahkan Forkopimcam untuk melakukan patroli di depan SD Negeri 026 Bojongloa.

Baca juga: Farhan Pasang Badan demi Murid SDN 026 Bojongloa Bandung, Minta Ahli Waris Beri Tenggang Waktu

"Saya minta Camat bersama Forkopimcam patroli 24 jam di depan sekolah, tidak boleh ada penggembokan lagi. Kalau ada upaya penggembokan lagi telepon saya langsung, telepon saya nyala 24 jam. Kita akan pastikan tidak boleh ada sekolah yang digembok," ujarnya saat meninjau SDN 026 Bojongloa, Jumat (7/8/2026).

Agar tidak ada penggembokan lagi, kata Farhan, Bagian Hukum Pemkot Bandung dan kuasa hukum ahli waris sudah melakukan komunikasi. Bahkan, komunikasi dengan warga di lokasi pembangunan sekolah pengganti juga terus dilakukan karena ada penolakan.

Penggembokan gerbang sekolah tersebut bermula dari terjadinya sengketa lahan. Saat itu, sejumlah ahli waris bernama Agus Pribadi dan Tata mengklaim kepemilikan lahan SDN 026 Bojongloa ke pengadilan pada 2017 silam.

Setelah perkaranya bergulir hingga tingkat peninjauan kembali (PK) pada tahun 2022, Pemkot Bandung kalah dan akhirnya harus merelakan lahan sekolah tersebut menjadi milik ahli waris dari keluarga Hamim.

"Jadi saya minta nih ya, kepada pewaris keluarga Hamim (tidak menggembok) dan juga warga di Bandung Kulon, Cibaduyut RW 2 membuka hati dan pikirannya agar membuka hati dan pikirannya untuk (mengizinkan) anak-anak ini bisa sekolah di sana," kata Farhan.

Baca juga: Pagi Ini KBM SDN 026 Bojongloa Bandung Normal Lagi setelah Gembok Dibuka Ahli Waris

Kepala SD Negeri 026 Bojongloa, Agus Mohamad Fajari, mengatakan, selama siswa masih belajar di bangunan SD Negeri 026 Bojongloa, pihaknya bersama Pemkot Bandung telah melakukan antisipasi agar kejadian penggembokan tidak kembali terjadi lagi.

"Tadi pak wali sudah mengatakan, dengan sekarang ini pak camat akan mengerahkan Satpol PP termasuk kepolisian untuk menjaga karena dikhawatirkan ada penggembokan lagi," ujar Agus.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.